Ambon, JENDELASERAM.COM — Empat santri asal Pondok Pesantren Darussalam Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mewakili Provinsi Maluku pada Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional yang digelar di Kampus III Pesantren As’adiyah, Macanang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kamis (02/10/2025).
Mereka mengikuti cabang lomba tingkat Marhala Ulya, masing-masing Ulya Hadis – Ilm Hadis putra dan putri, serta Ulya Tafsir – Ilm Tafsir putra dan putri.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath hadir sekaligus mendampingi kontingen asal Maluku yang berjumlah 14 orang, terdiri dari 9 panitia Kanwil, 1 pendamping dan 4 santri peserta lomba.
Vanath mengaku sangat bangga karena santri-santri dari Maluku dapat tampil dan berkompetisi di ajang internasional.
“Ini momentum penting untuk menunjukkan kualitas pendidikan pesantren kita sekaligus kontribusi bagi perdamaian dunia,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, MQK Internasional 2025 ini diikuti oleh 798 santri semifinalis dari seluruh Indonesia serta 20 peserta dari tujuh negara ASEAN. Selain itu, Thailand dan Filipina juga turut hadir sebagai observer.
Menurutnya, keikutsertaan Maluku dalam MQK Internasional bukan sekadar perlombaan, melainkan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pesantren sebagai pusat pendidikan, pelestarian tradisi keislaman dan ruang pembentukan generasi muda yang berwawasan global.
“Santri Maluku punya potensi besar dan ajang ini menjadi pintu untuk tampil di kancah internasional,” ungkapnya. (JS-03).













Discussion about this post