Ambon, JENDELASERAM.COM — Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Dr. Yana Astuti memantau secara langsung pekerjaan jembatan Wai Dawang Cs pada ruas Bula-Masiwang-Airnanang dan jalan Kota Baru-Airnanang di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Untuk diketahui, saat melakukan monitoring ke SBT, Kepala BPJN Maluku Dr. Yana Astuti didampingi oleh Kepala Seksi Preservasi Judith Wattimury, Plt. Kepala Seksi PJJ Jonas Hitijahubessy, Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol, beserta sejumlah staf teknis BPJN Maluku.
Kepala BPJN Maluku, Dr. Yana Astuti dalam keterangan tertulis yang diterima media ini Rabu (19/11/2025) berujar, BPJN Maluku terus melakukan pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan 11 kabupaten/kota di Maluku.
Astuti mengungkapkan, tahun ini BPJN Maluku sedang melakukan pembangunan ruas Kota Baru-Airnanang dan ruas Bula-Masiwang-Airnanang yang meliputi 17 buah jembatan yang dibiayai dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Menurutnya, pemanfaatan pembiayaan SBSN menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur prioritas, termasuk peningkatan konektivitas di wilayah Maluku, dan di Kabupaten SBT yakni Pembangunan ruas Kota Baru–Airnanang dan ruas Bula–Masiwang–Airnanang.
“Pekerjaan yang berlangsung di kedua ruas tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur jalan nasional yang dibiayai melalui pendanaan SBSN,” ungkap Dr. Yana Astuti.
Lulusan terbaik program Doktor pada Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengaku, dua proyek tersebut ditargetkan penyelesaian keseluruhan program nntinya pada tahun 2027.
Untuk itu kata dia, monitoring berkala di lapangan akan terus dilakukan karena menjadi langkah penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai standar kualitas.
Ia berdalih, BPJN Maluku terus berkomitmen meningkatkan koordinasi dan pengawasan agar pembangunan infrastruktur jalan nasional dapat berjalan efektif, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemantauan rutin ini juga penting, untuk mengidentifikasi potensi kendala sejak dini, sehingga dapat segera ditangani dan tidak menghambat penyelesaian pekerjaan di lapangan,” akuinya. (JS-03)













Discussion about this post