Bula, JENDELASERAM.COM — Terhitung sudah belasan tahun Cold Storage di Kecamatan Kesui, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku tidak beroperasi.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD SBT dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Pulau Gorom, Gorom Timur, Pulau Panjang, Kesui dan Teor, Yusuf Alkatiri meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk diaktifkan kembali.
“Di Kecamatan Kesui Watubela itu ada Cold Storage yang kemudian hari ini sudah tidak aktif lagi. Kami berharap agar supaya ini menjadi perhatian pak bupati untuk kembali diaktifkan,” pinta Alkatiri dalam paripurna penyampaian nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 yang di gelar di ruang rapat paripurna DPRD SBT, Senin (24/11/2025).
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengungkapkan, potensi perikanan di wilayah Kecamatan Kesui Watubela itu sangat menjanjikan.
Dia bahkan menyebut, pada 2015 lalu, nelayan di Kecamatan Kesui melakukan penangkapan ikan dalam skala besar.
Dalam menunjang kegiatan para nelayan ini, pihak pemerintah desa melakukan pengadaan longboat, namun kondisi saat ini tidak ada lagi penada atau pembeli dan harga BBM yang mahal menjadi kendala bagi nelayan di wilayah tersebut.
“Di tahun 2025 itu, penangkapan ikan sangat luar biasa dan cukup banyak. Kepala-kepala desa kemudian mengadakan longboat untuk masyarakat agar memancing ikan di laut. Tapi saat ini sudah tidak ada longboat yang beroperasi di laut karena ada dua hal, tidak ada lagi pengadaan dan harga BBM yang sangat tinggi,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengungkapkan, dalam beberapa waktu lalu dia telah bertemu langsung dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif di Jakarta.
Dia mengaku, dalam kesempatan silaturahmi itu, dia telah memaparkan soal potensi perikanan SBT dan kebutuhan alat tangkap.
“Saya bicara tentang potensi perikanan kita dan kita butuh banyak bantuan alat tangkap,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, masalah yang diatensikan Anggota DPRD SBT Yusuf Alkatiri itu menjadi salah satu materi yang telah disampaikan kepada Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif.
Ia memberi sinyal, kemungkinan besar akan ada pihak ketiga yang ingin masuk dan terlibat memperbaiki Cold Storage serta mengelolanya agar SBT kembali merasakan pendapatan daerah yang pernah diterima dari pengelolaan Cold Storage tersebut.
“Cold Storage kita kemungkinan besar ada pihak ketiga yang ingin masuk dan terlibat memperbaiki Cold Storage dan mengelolanya, supaya apa yang pernah kita rasakan dulu dari pendapatan daerah yang bersumber dari pengelolaan Cold Storage di Kesui bisa kembali lagi kita dapatkan,” jelasnya. (JS-01)













Discussion about this post