Bula, JENDELASERAM.COM — PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi berhasil tingkatkan operasi jam menyala pada tujuh kantor pelayanan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Tujuh kantor pelayanan itu diantaranya Namalomin, Kwamor, Effa, Keffing, Pulau Panjang dan Teor yang semula hanya beroperasi 12 jam, ditambah jam operasi menjadi 24 jam penuh. Serta kantor pelayanan Kilmury yang semula hanya beroperasi 6 jam menjadi 12 jam.
Manager UP3 Masohi, Yohanes Berchman Wawan Dwi P mengungkapkan, pihaknya bersama Camat Ukar Sengan Sri Susanti Raiman, Kepala Desa Kwamor Besar Ena, Kwamor Besar Witau, Kwamor Kecil Mata Wawa dan Kwamor Kecil Mata Ata melakukan serimonial peresmian penambahan operasi di sistem PLTD Kwamor pada Jumat 19 Desember 2025 pekan kemarin.
Dia menambahkan, untuk meningkatkan rasio elektrifikasi, PLN selalu memiliki rencana jangka pendek, menengah maupun jangka panjang untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di setiap daerah.
“Bertambahnya pola operasi menjadi 24 jam, mengharuskan kami untuk handal di segala sisi. Bukan hanya pembangkitnya saja, tetapi juga pada kesiapan jaringan dan sumber daya manusia untuk memaksimalkan pelayanan bagi pelanggan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima media ini Senin (22/12/2025) malam.
Sementara itu, Pada hari yang sama dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SBT ke-22 yang dipusatkan di Kota Bula, Bupati Fachri menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT untuk memenuhi kebutuhan energi di daerah ini.
Karena itu, dia menyampaikan apresiasi kepada PT PLN lewat gerak cepat yang telah dilakukan dengan peningkatan jam operasi menyala tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) yang telah menambah dan memperpanjang jam operasional layanan listrik menjadi 24 jam di enam titik dalam wilayah Kabupaten SBT, serta satu titik lainnya dari 6 jam menjadi 12 jam,” ucap Alkatiri.
Dia berharap agar dengan upaya peningkatan jam menyala ini dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan pelayanan umum serta mendukung dunia pendidikan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di SBT.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatkan pelayanan umum serta mendukung dunia pendidikan dan usaha kecil menengah di daerah ini,” harapnya. (JS-02)













Discussion about this post