JENDELASERAM.COM, BULA — Sebanyak empat Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku mulai berlakukan operasi 24 jam menyala.
Empat PLTD itu yakni PLTD Geser, PLTD Ondor, PLTD Kesuy dan PLTD Kiandarat.
Dalam sela-sela peresmian yang dipusatkan di PLTD Geser, Jumat (27/12/2024) itu, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi juga meningkatkan operasi 24 jam nyala PLTD Olong, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi, Yohanes Berchman Wawan Dwi P dalam mengungkapkan, kesiapan PLN UP3 Masohi untuk menambah jam operasi pada kelima PLTD tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya di daerah-daerah yang saat ini belum benderang 24 jam.
“Sesuai dengan misi PLN untuk menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, maka kami akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kami dari waktu ke waktu,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi kata dia, PLN selalu memiliki rencana jangka pendek, menengah maupun jangka panjang untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di setiap daerah.
“Bertambahnya pola operasi menjadi 24 jam, mengharuskan kami untuk handal di segala sisi. Bukan hanya pembangkitnya saja, tetapi juga pada kesiapan jaringan dan sumber daya manusia untuk memaksimalkan pelayanan bagi pelanggan,” katanya.
Penjabat (Pj) Gubernur Maluku, Sadali Ie yang turut hadir dalam launching peningkatan operasi 24 jam nyala ini mengaku, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menyambut baik dan mengapresiasi kinerja PLN untuk menghadirkan listrik menyala 24 jam penuh di lima PLTD tersebut.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada PLN yang telah menghadirkan listrik menyala 24 jam bagi pelanggannya, khususnya di SBT, sehingga perlu kita berikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja kerasnya yang terbangun selama ini,” kata Sadali Ie.
Dia berharap, launching listrik menyala 24 jam ini dapat mendorong produktivitas serta meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini.
“Semoga sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik dan membawa dampak positif bagi perkembangan daerah kita, khususnya di SBT,” harapnya. (JS-01)













Discussion about this post