JENDELASERAM.COM, BULA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sedang menyiapkan sebanyak 600 paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk disalurkan kepada masyarakat di 3 kecamatan di daerah itu.
Tiga kecamatan yang menjadi lokus pendistribusian itu yakni Teluk Waru, Tutuk Tolu dan Kiandrat.
Ketua Baznas SBT, Zainudin Kelsaba dalam keterangan tertulis yang diterima media ini di Bula, Selasa (24/12/2024) membeberkan, dari 600 paket Sembako ini, mereka sudah menyalurkan 200 paket di Kecamatan Teluk Waru sejak 20-21 Desember 2024.
“Baznas siap menyalurkan 600 paket Sembako di 3 kecamatan yaitu Teluk Waru, Tutuk Tolu dan Kiandarat. Kami sudah menyalurkan 200 di Teluk waru sejak tanggal 20 dan 21 Desember di Teluk Waru,” bebernya.
Zainudin mengaku, mereka telah menjadwalkan akan mendistribusikan 400 paket Sambako untuk Kecamatan Tutuk Tolu dan Kiandarat pada 27-29 Desember 2024 mendatang.
Pasalnya, sejak 24-25 Desember 2024 ini mereka sementara mengikuti Rakoordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-Maluku di Kota Ambon.
“Tanggal 27-29 Desember di Kiandarat dan Tutuk Tolu. Sementara kami masih ikut Rakorda Baznas se-Maluku, jadi kami balik langsung distribusikan ke 2 kecamatan itu,” akuinya.
Pihaknya menyampaikan permohon maaf kepada masyarakat di kecamatan terjauh lantaran saat ini Baznas SBT belum menjangkau semua wilayah.
Dia berdalih, jumlah pengumpulan zakat, infak dan sedekah saat ini sangat kecil. Bahkan sejak lima tahun terakhir ini Baznas tidak mendapat dukungan operasional APBD, sehingga Baznas tidak bisa bergerak lebih membantu masyarakat.
“Kami meminta maaf kepada masyarakat kecamatan terjauh, kami saat ini belum menjangkau mereka semuanya. Karena jumlah pengumpulan zakat, infak dan sedekah saat ini sangat kecil sekali dan kami juga sudah 5 tahun terakhir tidak mendapat dukungan operasional dari APBD, jadi kami tidak bisa memberikan hak mereka,” ujarnya.
Ia menandaskan, Baznas SBT saat ini bisa hanya bisa menyalurkan dalam bentuk paket Sembako. Mereka kata dia belum bisa melayani program kesehatan, pendidikan, keagamaan dan kemanusian yang sebelumnya dilakukan.
Menurutnya, jumlah pengumpul yang setiap bulan hanya mencapai Rp 42 juta sekian dibandingkan dengan sebelum diberlakukan Perda nomor 10 tahun 2022 pada 1 Januari 2024 lalu.
“Kemarin-kemarin Baznas SBT bisa menghimpun Zakat, Infak dari ASN dilingkup Pemda SBT itu 340 juta sekian. Karena program pendistribusian dalam bentuk paket Sembako ini kami lakukan 2-3 bulan sekali baru kami salurkan,” tandasnya.
Kendati demikian, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada para ASN yang selama ini mempercayai Baznas SBT untuk menyalurkan zakat mereka.
Untuk itu, dia meminta kepada para penerima atau mustahik untuk terus mendoakan kebaikan dan keselamatan bagi para ASN di kabupaten penghasil minyak bumi itu.
“Baznas mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu ASN yang sudah mempercayai Baznas untuk menyalurkan zakat mereka. Kami juga akan menyampaikan laporan pengumpulan dan pendistribusian kepada para muzaki InsyaAllah,” tutupnya. (JS-01)













Discussion about this post