Bula, JENDELASERAM.COM — DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar rapat paripurna memperingati hari jadi Kabupaten SBT ke-22 tahun di ruang rapat paripurna DPRD SBT pada Kamis (18/12/2025).
Ketua DPRD SBT, Risman Sibualamo saat memimpin rapat tersebut mengatakan, melalui momentum yang berbahagia ini, semua pihak diajak untuk mengevaluasi berbagai keberhasilan yang telah diraih sepanjang perjalanan daerah ini.
Selain itu, dia juga meminta untuk mendalami berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat SBT dalam memasuki usianya yang ke 22 tahun,
“Melalui momentum yang berbahagia ini, kami ingin mengajak kita kembali untuk mengevaluasi berbagai keberhasilan yang telah diraih sepanjang perjalanan daerah ini, serta mendalami berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat seram bagian timur dalam memasuki usianya yang ke-22 tahun,” kata Sibualamo.
Sibualamo menuturkan, harus jujur dan obyektif bahwa terdapat lompatan yang sangat menggembirakan yang dicapai selama kurun waktu 22 tahun usia negeri ini, baik dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, maupun dalam pelayanan kemasyarakatan.
Dia mengungkapkan, perjuangan untuk memajukan negeri ini telah diawali dan dilakukan oleh para pemimpin sebelumnya.
“Oleh karena itu, patut kiranya semua pihak menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pejabat pemerintah SBT periode sebelumnya yang telah sukses merintis dan meletakkan pondasi pembangunan negeri ini yang harus terus didorong dan diperkuat,” tuturnya.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) SBT ini berujar, dalam bidang pemerintahan, sejak dibentuk pada tahun 2003, SBT hanya terdiri dari 4 kecamatan, yaitu Seram Timur, Pulau Gorom, Bula dan Werinama.
Dirinya mengaku, beruntung, saat ini terdapat penambahan 12 kecamatan baru, sehingga jumlah kecamatan di SBT telah mencapai kecamatan, dengan kecamatan termuda yang diresmikan oleh bupati Fachri Husni Alkatiri yaitu Kecamatan Ukarsengan.
“Dengan mengacu pada jumlah kecamatan tersebut, kami mendorong pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan pemerintahan daerah. Di samping itu, kebijakan pembangunan harus memperhatikan prinsip kesetaraan dan keseimbangan antar wilayah, sehingga negeri ini dapat maju dan sejahtera secara holistik dan komprehensif,” ujarnya. (JS-02)













Discussion about this post