Bula, JENDELASERAM.COM — Kantor Pertanahan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menyerahkan sebanyak 366 sertifikat elektronik redistribusi tanah di Desa Dulak, Kecamatan Pulau Gorom.
Kepala Biro Humas Kantor Pertanahan SBT Dimas Fahmi dalam keterangan yang diterima media ini di Bula, Minggu (21/09/2025) mengungkapkan, penyerahan sertifikat pada 19 September 2025 itu menjadi momentum penting bagi warga setempat.
“Sebab sertifikat yang diterima bukan lagi berbentuk analog, melainkan sudah berbasis elektronik sesuai arah kebijakan transformasi digital pertanahan yang tengah digalakkan Kementerian ATR/BPN,” ungkapnya.
Dia mengaku, warga setempat menyambut dengan antusias, mengingat kepemilikan sertifikat tanah merupakan bukti legal yang sangat dibutuhkan dalam menjaga hak atas tanah, meningkatkan nilai ekonomi, serta mempermudah akses permodalan.
“Penyerahan sertifikat elektronik di Desa Dulak menandai langkah maju implementasi Program Reforma Agraria, sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang modern dan berpihak pada rakyat,” akuinya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Pertanahan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dijadwalkan pada hari Senin besok mulai menjalankan program Redistribusi Tanah di Desa Dulak, Kecamatan Pulau Gorom.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Dulak, Said Loklomin mulai menyampaikan pemberitahuan kepada warga setempat melalui postingan Facebooknya pada Minggu (27/04/2025) soal rencana kegiatan tersebut.
“Diberitahukan kepada seluruh warga masyarakat Desa Administrasi Dulak Kecamatan Pulau Gorom, bahwa mulai besok Senin, 28 April 2025 kegiatan Retribusi Tanah gratis sudah mulai dilaksanakan di Desa Dulak,” tulis Said Loklomin.
Dia berharap kepada masyarakat yang sudah mendaftar untuk pembuatan sertifikat agar dapat berada di lokasinya masing-masing pada saat tim melaksanakan pengukuran di lokasi tanah.
“Diharapkan kepada bapa ibu warga masyarakat yang sudah mendaftar untuk pembuatan sertifikat agar dapat berdada di lokasinya masing-masing pada saat tim melaksanakan pengukuran di lokasi tanah,” harapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Pertanahan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) tengah menjalankan program redistribusi tanah di lima desa di daerah ini.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Kantor BPN SBT, Megie Paliaky kepada media ini melalui pesan WhatsApp pada Selasa (11/03/2025) malam mengungkapkan, lima desa yang menjadi lokus program ini yakni Desa Dulak, Desa Dai, Desa Ondor, Desa Kufar dan Desa Dawang (Dusun Nief).
“Tahun ini program redistribusi tanah kami jalankan di lima desa yaitu Desa Dulak, Dai, Ondor, Kufar dan Dawang dusun Nief,” ungkapnya.
Ia mengatakan, saat ini tim sedang melakukan pengumpulan data inventarisasi dan identifikasi redistribusi tanah tahun 2025.
“Saat ini dalam tahapan pengumpulan data inventarisasi dan indentifikasi,” katanya.
Dia mengaku, tahapan pengumpulan data ini baru dilakukan di Desa Kufar dan Desa Dawang (Dusun Nief). Dese-desa lainnya akan dilakukan setelah hari raya Idul Fitri.
“Belum semua, baru dua desa. Yang lainnya nanti abis lebaran,” akuinya.
Megie menjelaskan, nantinya setelah dilakukan pengumpulan data dari semua desa yang menjadi lokus program tersebut, tim akan melanjutkan dengan penelitian lapangan dan sidang tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).
“Penelitian lapang setelah itu sidang tim GTRA,” tutupnya. (JS-03)













Discussion about this post