Bula, JENDELASERAM.COM — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku hingga anggota DPRD Seram Bagian Timur (SBT) mendukung program Hilirisasi Sagu SBT yang digaungkan Bupati Fachri Husni Alkatiri.
Kepala Kanwil Kemenkum Maluku dalam sela-sela Kunjungan Kerja (Kunker) ke SBT pekan kemarin menyampaikan komitmen untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) SBT soal program ini.
Dia mengungkapkan, Kanwil Kemenkum Maluku sangat siap memback-up jajaran pemerintahan di kabupaten bertajuk ‘Ita Wotu Nusa’ itu hingga memastikan proses indikasi geografis sebagai langlah melindungi sumber daya alam dan mendapatkan pengakuan negara.
“Kita ikuti perkembangan, pak bupati mendorong betul hilirisasi sagu di SBT dan kami siap membantu, kami siap memback up teman-teman di SBT. Sebab indikasi geografis itu adalah salah satu pengakuan negara,” ungkapnya.
Pihaknya menilai, selain sagu, ada potensi lain di sektor pertanian yang bisa dilirik, namun sagu ini sudah lebih awal diangkat sebagai program prioritas bupati, sehingga instansi yang dipimpin itu selalu mendorong hingga terwujud indikasi geografis.
“Kami lihat ini potensi luar biasa dan sebenarnya masih banyak, tetapi karena Sagu ini sudah terlanjur di-upload, di-promosikan, kami akan bersama-sama juga dengan Pak Bupati, Pak Wakil dan jajaran untuk mendorong hilirisasi Sagu dan kita akan gali juga indikasi geografis,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD SBT Yusuf Alkatiri dalam sela-sela rapat paripurna penyampaian nota pengantar Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 yang di gelar di ruang rapat paripurna DPRD SBT, Senin (24/11/2025) menyampaikan dukungan terhadap program tersebut.
Alkatiri mengungkapkan, dalam beberapa kesempatan, Partai Gerindra secara tegas mendukung penuh program yang digaungkan Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri bersama masyarakat.
“Dalam beberapa kesempatan, kami secara tegas (Partai Gerindra) mendukung penuh program yang disampaikan pak bupati, dalam hal ini program unggulan yang digaungkan oleh pak bupati dan juga masyarakat SBT yaitu Hilirisasi Sagu,” ungkapnya.
Dia mengatakan, program hilirisasi sagu yang tengah diperjuangkan untuk masuk dalam Rencanq Kerja Pemerintah (RKP) 2026 ini diyakini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di SBT.
“Hilirisasi juga penting untuk memicu pertumbuhan ekonomi yang ada di SBT,” tutupnya, (JS-02)













Discussion about this post