Bula, JENDELASERAM.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggandeng personil Komando Rayon Militer (Koramil 1502-04) Geser dan Kepolisian Sektor (Polsek) Seram Timur menggelar Insepksi Mendadak (Sidak) untuk pemeriksaan teliti terhadap lingkungan blok hunian warga binaan.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Surdin Derlen dalam keterangnya yang diterima media ini di Bula, Sabtu (11/10/2025) mengatakan, kegiatan Sidak yang digelar pada Jumat malam sekitar 00.00 WIT itu sebagai bentuk tindakan sigap menindaklanjuti instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto yang kembali diantensikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi terkait temuan transaksi narkoba di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba yang menjadi perhatian Nasional.
“Inspeksi mendadak gabungan ini sebagai langkah nyata Lapas Geser memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi dan menjaga integritas dan citra lingkungan Pemasyarakatan,” kata Derlen.
Dia mengungkapkan, Sidak ini merupakan upaya untuk mencegah dan memastikan tidak adanya penggunaan maupun peredaran barang-barang terlarang, seperti Handphone, Narkoba dan senjata tajam.
“Giat ini merupakan upaya mencegah ganguan Keamanan dan Ketertiban, dengan cara memberantas peredaran benda/barang terlarang di dalam Lapas guna memastikan stabilisasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif,” ungkapnya.
Dirinya mengaku, berdasarkan Sidak yang dilakukan itu tidak ditemukannya barang barang terlarang berupa Narkoba dan Handphone maupun senjata tajam.
“Bersama dengan personil gabungan TNI/POLRI kami menyisir lingkungan blok hunian Lapas Geser dengan cermat dan hati-hati memastikan tidak adanya peredaran halinar maupun senjata tajam,” akuinya.
Salah satu personil Polsek Seram Timur, Bripda Sahrul Gunawan yang turut terlibat dalam kegiatan sidak ini mengapresiasi keterbukaan Lapas Geser dalam upaya mencegah peredaran barang terlarang.
Menurutnya, dengan dilakukannya Sidak ini memperlihatkan Lapas Geser sangat mengedepankan nilai transparansi dan sinergitas sebagai bagian dalam melawan dan mencegah peredaran dan penggunaan barang terlarang dalam hal ini handphone, narkoba dan senjata tajam.
“Kegiatan ini berjalan sangat terbuka dan kooperatif, dengan hasil pemeriksaan tidak ditemukannya barang terlarang tersebut atau nihil. Selain itu juga dipastikan bahwa Lapas Geser telah menyediakan sarana komunikasi online yang disebut Wartelsuspas (warung telepon khusus pemasyarakatan) sebagai bentuk pelayananan bagi warga binaan sekaligus menjadi sarana untuk menekan penyelundupan dan handphone ke dalam Lapas,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Geser, Mulyo Utomo menegaskan, kegiatan sidak gabungan yang dilakukan secara insidentil ini menjadi upaya yang wajib dilaksanakan secara terfokus dengan tujuan memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban yang kondusif dan nyaman dengan memastikan lingkungan Lapas Geser bersih dari peggunaan barang barang terlarang.
“Kendati dari hasil penggeledahan ini tidak ditemukan barang-barang berbahaya, namun diharapkan kita semua jangan harus tetap fokus serta dapat mngambil pelajaran dari kejadian di Lapas/Rutan guna lebih meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan rutin agar lingkungan Lapas Geser menjadi aman dan kondusif serta bersih dari penggunaan dan peredaran barang-barang terlarang,” pungkasnya. (JS-02).













Discussion about this post