Ambon, JENDELASERAM.COM — Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena merespon fenomena antrian panjang pada semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ambon sejak Senin kemarin.
Respon Walikota Ambon itu ditunjukkan lewat pantauan bersama Wakapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kepala Dinas Perindag Kota Ambon dan pimpinan Pertamina di SPBU Pohon Pule, Selasa (31/3/2026).
“Menindaklanjuti fenomena antrian panjang pada seluruh SPBU di Kota Ambon, pagi ini beta (saya) meninjau SPBU Pohon Pule bersama Pak Wakapolresta P. Ambon dan PP. Lease, Kadis Indag Kota Ambon dan Pimpinan Pertamina,” ucap Wattimena.
Setelah meninjau langsung di lapangan, Bodewin menegaskan bahwa stok Bahan Bakar Minya (BBM) di Kota Ambon aman dan tidak terjadi kelangkaan.
“Oleh karena itu, Beta (saya) sampaikan bahwa stok BBM di Kota Ambon aman dan tidak terjadi kelangkaan,” tegasnya.
Ia menghimbau kepada warga Kota Ambon agar tidak panik dan berupaya membeli BBM secara berlebihan.
“Basudara jangan percaya informasi yang belum tentu benar, tetap tenang dan selamat beraktifitas,” tutupnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pertamina Patra Niaga regional Papua Maluku memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Ambon, dan Maluku secara keseluruhan dalam kondisi aman.
Untuk memastikan kondisi ini pun, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dan melakukan pengecekan lintas sektoral dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait pada tanggal 25 Maret dan 27 Maret dalam rangka mempersiapkan layanan energi pada akhir pekan pra paskah, hari pertama bekerja dan sekolah pasca Idulfitri dan menjelang libur panjang Hari Paskah.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi dalam keterangannya pada Senin (30/03/2026) menyampaikan juga bahwa Pertamina terus menjaga stok di Ambon dan Provinsi Maluku dalam kondisi aman.
“Stok di Integrated Terminal Wayame sebagai terminal utama dalam kondisi aman, begitu juga dengan Fuel Terminal lain di Maluku. Kapal suplai yang membawa BBM ke Fuel Terminal juga masih sandar sesuai jadwal untuk mengisi kembali stok BBM,” ucapnya.
Dia mengaku, saat ini memang terjadi peningkatan konsumsi masyarakat, mengingat hari senin ini merupakan hari pertama efektif masyarakat kembali berkantor dan anak-anak kembali bersekolah setelah libur, cuti bersama dan mekanisme WFA dalam periode Idulfitri.
Ia menegaskan bahwa adanya lonjakan di SPBU ini tidak berkorelasi dengan kosongnya stok, sehingga dia menekankan kembali bahwa saat ini stok BBM dalam keadaan aman.
“Kami saat ini terus memantau stok di SPBU, koordinasi juga supaya stok di SPBU selalu tersedia dengan melakukan percepatan distribusi dari Fuel Terminal,” akuinya.
Pertamina Patra Niaga juga imbau masyarakat untuk tetap tertib, membeli BBM sesuai kebutuhannya, tidak berlebihan dan tidak perlu panic buying.
“Stok dan pasokan tetap berjalan normal dan tidak perlu panic buying karena pembelian berlebih justru bisa mengganggu sistem distribusi. Kami apresiasi masyarakat yang tetap tertib, dan kami akan pastikan distribusi dilakukan secara berkala untuk memastikan ketersediaan bagi masyarakat,” tutupnya. (JS-03)













Discussion about this post