Jakarta, JENDELASERAM.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, Fachri Husni Alkatiri hadir sebagai narasumber dalam program Zona Inspirasi Kompas TV, Jumat (14/11/2025) sore.
Acara yang disiarkan secara langsung dari studio Orange Kompas TV itu dipandu oleh Host, Diana Dwika dengan episode SBT Gerak Cepat Hilirisasi Sagu Menuju Pangan Nasional.
Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri dalam kesempatan tersebut mengulas secara terbuka program Hilirisasi Sagu SBT yang sedang diperjuangkan itu.
Alkatiri menjelaskan, pasca dilantik sebagai Bupati bersama Wakilnya, M. Miftah Thoha R. Wattimena pada Februari 2025 lalu, dia harus berpikir cepat untuk melakukan usaha agar ada perubahan di tengah masyarakat SBT, terutama soal ekonomi.
Dia mengaku, saat membaca Program Startegis Nasional (PSN) Presiden Prabowo, dia cukup senang ketika ketemu ada PSN Hilirisasi Sagu. Pasalnya, SBT itu produsen terbesar sagu di Maluku.
“Dari produksi Provinsi Maluku, SBT menyumbang 97 persen. Sementara Maluku di level provinsi ada di urutan ke-3 produsen sagu di Indonesia setelah Riua, Papua Tengah. Jadi bicara sagu Maluku sama seperti kita bicara sagu SBT,” jelas Alkatiri.
Dirinya mengungkapkan, sebanyak 36 ribu hektar lahan sagu di Maluku, 35 ribu hektar berada di SBT, sehingga dia melihat jumlah ini sebagai potensi luar biasa yang dimiliki SBT.
“Tentu ada komuditi lainnya, kita punya kelapa, punya coklat, cengkeh, pala, tapi yang menarik saya angkat sagu, karena di samping itu potensi paling besar yang dimiliki di Maluku oleh SBT, dia inline dengan PSN Presiden Prabowo,” ungkapnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, program yang digagas ini harus melibatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku.
Karena itu, dalam obrolan dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa terkait program ini, dia sangat menyambut baik dan memberikan dukungan penuh.
“Setelah saya ngobrol dengan Gubernur, beliau merespon sangat positif, beliau mendorong saya juga dengan sangat kuat agar menjadi lokus PSN Hilirisasi Sagu di Indonesia tentunya,” katanya. (JS-01)













Discussion about this post