Bula, JENDELASERAM.COM — Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri-Muhammad Miftah Thoha R. Wattimena akan melakukan pembenahan besar soal aset daerah.
Hal itu disampaikan Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri saat memimpin apel perdana di halaman Kantor Bupati SBT pada Senin (03/03/2025).
Alkatiri mengungkapkan, aset ini selalu menjadi salah satu sumber masalah dalam laporan keuangan daerah.
“Catatan saya soal aset. Akan ada pembenahan besar soal aset, karena ini salah satu sumber masalah dalam laporan keuangan daerah selalu seperti itu,” ungkap Alkatiri.
Dia menegaskan, apa yang menjadi aset daerah itu bukan milik pribadi. Sebab kadang kalau direnungkan, apalagi seseorang saat mendapat kewenangan untuk menggunakan aset, yang bersangkutan menganggap seakan-akan milik pribadi.
“Saya ingin sampaikan bahwa apa yang menjadi aset daerah itu bukan milik kita pribadi. Tolong camkan ini, apa yang menjadikan aset daerah itu milik daerah. Milik daerah sama saja seperti milik orang banyak, maka tidak boleh kita anggap itu seperti milik kita pribadi,” tegasnya.
Ia memastikan akan ada penataan yang serius soal asst daerah. Tujuannya agar laporan keuangan SBT ke depan jadi lebih baik.
Apa yang pernah dicapai beberapa waktu lalu kata dia, cukup bagus. Sebab SBT pernah menggapai hasil laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Sayangnya, pada laporan keuangan tahun lalu, laporan keuangan SBT turun menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP), sehingga harus dilakukan perbaikan, terutama pada masalah aset daerah.
“Akan ada penataan yang serius soal aset kita. Supaya laporan keuangan kita ke depan jadi lebih baik. Apa yang kita capai beberapa waktu yang lalu itu cukup bagus. Kita pernah menggapai hasil laporan keuangan yang WTP, satu tahun. Tapi terakhir WDP, berarti turun. Kita perbaiki ini, banyak yang musti diperbaiki tapi sudah pasti paling penting adalah soal aset,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia meminta kepada semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kooperatif soal aset daerah ini.
“Tiap pimpinan OPD juga diminta kooperatif soal tema ini. Kalau kita ingin merubah, mari kita berubah, mari kita serius. Mudah-mudahan di bawa kepemimpinan saya dan pak Vitho dengan semua bantuan semua ASN, ibu Sekda, pimpinan OPD, para asisten, staf ahli dan semua ASN di SBT kita bisa mencapai apa yang kita cita-citakan,” tutupnya. (JS-02)













Discussion about this post