Geser, JENDELASERAM.COM — Tim gabungan dari Kepolisian Sektor dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Geser melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Sidak yang dilakukan tenaga ahli Puskesmas Geser Haryanto M. Thaib, Zainab Rumalutur dan Susi Kelutur, serta dari pihak kepolisian Ps Kanit Binmas Aipda Arifin dan Bripda Ramdan Y. Wiranata itu untuk memastikan standar kebersihan dan kelayakan konsumsi bahan pangan bagi masyarakat tetap terjaga.
Ps Kanit Binmas Aipda Arifin mengungkapkan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari gudang penyimpanan bahan kering hingga area pengolahan bahan basah.
Arifin menyatakan bahwa sinergi ini penting untuk menjamin keamanan pangan di wilayah hukum Polsek Geser.
“Kami telah melakukan pengecekan mendalam terhadap stok bahan makanan kering seperti beras, gula, tepung, hingga minyak goreng. Hasilnya, seluruh bahan pokok dalam kondisi baik, layak konsumsi dan disimpan dengan rapi di wadah tertutup. Tidak ada tanda-tanda kerusakan atau kontaminasi hama,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, im dari Puskesmas Geser juga menyoroti manajemen penyimpanan bahan makanan basah serta kondisi sanitasi di area dapur.
Berdasarkan hasil pantauan, area dapur dinilai memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
“Bahan makanan basah sudah ditempatkan pada wadah tertutup dan sebagian besar berada di dalam mesin pendingin. Kami tidak menemukan adanya bahan yang busuk. Selain itu, peralatan masak seperti panci dan wajan dalam kondisi bersih, didukung dengan ketersediaan air bersih serta saluran pembuangan yang berfungsi baik,” jelas perwakilan Puskesmas Geser.
Secara umum, tim gabungan menyimpulkan bahwa dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Geser telah memenuhi standar kesehatan lingkungan.
Meski demikian, petugas tetap memberikan catatan penting bagi pengelola untuk tidak lengah dalam operasional sehari-hari.
“Kondisinya sudah sangat baik dan layak. Namun, kami tetap menyarankan dan menghimbau kepada pengelola dapur agar secara rutin menjaga kebersihan area kerja serta selalu memperhatikan masa simpan atau tanggal kedaluwarsa setiap bahan makanan demi keselamatan konsumen,” tutup Aipda Arifin. (JS-03)













Discussion about this post