Bula, JENDELASERAM.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sedang dalam tahap pembangunan.
Salah satu investor SPPG Contansius Kolatfeka kepada wartawan melalui telepon selulernya pada Selasa (14/04/2026) mengungkapkan, Badan Gizi Nasional (BGN) telah melegitimasi dia dan rekannya Madja Rumatiga untuk membangun sejumlah SPPG terpencil di SBT.
“Melalui BGN telah melegitimasi beberapa titik di Kabupaten SBT untuk dibangun SPPG terpencil melalui satu surat keputusan investor. Saya sendiri memiliki surat keterangan investor itu ada beberapa yang ada di SBT, begitu pula Pak Madja, begitu pula teman-teman yang lain,” ungkap Kolatfeka.
Kolatfeka menuturkan, sebagai investor, dia sedang melakukan upaya pembangunan di lapangan.
“Saya sedang melakukan upaya pembangunan dan upaya pembangunan kita punya sudah jalan kurang lebih dua bulan sampai tiga bulan lalu,” tuturnya.
Dirinya menjelaskan, beberapa SPPG yang dibangun di SBT menggunakan metode konvensional. Sedangkan pada SPPG yang mereka tangani menggunakan skema modular.
“Konvensional itu artinya dibangun dengan material lokal yang ada. Sedangkan kita punya itu dibangun dengan pendekatan modular. Modular itu hanya sebatas membangun fondasi. Setelah bangun fondasi baru kita punya dikirim modular dan datang tinggal dipasang,” jelasnya. (JS-02)













Discussion about this post