Bula, JENDELASERAM.COM — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengungkapkan alasan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII tingkat kabupaten digelar di GOR Kota Bula.
Wakil Ketua LPTQ SBT Husin Rumadan dalam sambutannya pada pembukaan MTQ ke-XII di GOR Kota Bula, Senin (20/04/2026) malam menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) SBT.
Rumadan dalam kesempatan tersebut juga memberikan terimakasih dan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja menyiapkan tempat pelaksanaan kegiatan ini di tengah situasi nasional yang tidak memungkinkan.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah kabupaten SBT, kepada panitia yang telah bekerja keras menyediakan tempat dan suasana seperti ini di tengah situasi nasional yang tidak memungkinkan,” ucap Rumadan.
Ketua Komisi II DPRD SBT ini mengungkapkan, semua orang tahu bahwa negara saat mengalami efisiensi, sehingga di mana-mana terjadi penghematan.
Menurutnya, akibat kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi itu, pemilihan tempat pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ini sebagai respon atas kebijakan tersebut untuk menyesuaikan ivent-ivent di daerah ini harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“tulah kemudian keputusan mengambil tempat ini bagian dari kita respon, bagian dari kita mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat SBT, bahwa kita harus menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi, termasuk pelaksanaan iven-iven di daerah ini,” ungkapnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berujar, LPTQ menyadari bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisiknya saja, tetapi juga dari pembangunan karakter dan mental spiritual masyarakatnya.
“Dengan karakter Qurani, kita berharap masyarakat kita Ita Wotu Nusa tetap teguh menjaga nilai-nilai kesantunan, kejujuran dan kebersamaan di tengah arul modernisasi,” ujarnya.
Dia mengaku, sebagai lembaga yang bertanggungjawan dalam pengembangan tilawahtil qur’an, LPTQ berupaya menjadikan MTQ sebagai momentum untuk membumikan Al-Qur’an, yaitu meningkatkan minat baca, tulis dan pemahamannya isi kandungan Al-Qur’an di seluruh pelosok SBT.
Selain itu, untuk pembinaan berkelanjutan, yaitu menjaring bibit-bibit unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu mengharumkan daerah ini di tingkat provinsi dan tingkat nasional.
“Termasuk juga mempererat hubungan ukhuwah, yaitu menjadikan syiar islam sebagai pemersatu di tengah-tengah keberagaman kita,” akuinya. (JS-01)













Discussion about this post