Bula, JENDELASERAM.COM — PT. Spice Islands Maluku (SIM) menunjukkan keseriusan untuk melakukan investasi pisang abaka di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Hal tersebut ditunjukkan lewat kehadiran mereka ke kabupaten bertajuk ‘Ita Wotu Nusa’ ini selama dua kali berturut-turut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian SBT, Sofyan Waraiya ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (15/01/2026) mengungkapkan, pada hari selasa dan rabu pekan ini pihak PT SIM kembali mendatangi Kabupaten SBT.
Waraiya mengatakan, tujuan kedatangan mereka itu untuk mengunjungi Dinas Pertanian SBT guna memediasi rapat bersama pemerintah Kecamatab Bula dan Bula Barat serta sejumlah kepala desa yang berkaitan dengan calon lahan investasi tersebut.
“Kehadiran PT SIM atau pisang abaka yang mengunjungi Dinas Pertanian dalam rangka mediasi untuk rapat bersama,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pertemuan pertama dilakukan di Desa Englas dengan melibatkan Camat Bula, Kepala Desa Bula, Sesar dan Englas untuk membahas areal kurang lebih 700 hektar di kawasan Desa Englas dan Sesar.
Selain itu, pada sore harinya mereka melanjutkan rapat dengan Camat Bula Barat bersama Kepala Desa Hote, Silohan, Jembatan Basah dan Rukun Jaya untuk membicarakan lahan seluas 2.700 hektar di empat desa tersebut.
“Dari akumulasi jumlah totalnya itu kurang lebih 3500 sekian yang ditargetkan untuk investasi pisang abaka,” jelansya.
Dirinya menuturkan, dari luas lahan yang berada di Kecamatan Bula dan Bula Barat itu akan dilakukan peta poligon untuk memastikan pengambilan areal intinya.

“Itu di luar lahan kepemilikan masyarakat, sehingga tidak bertabrakan dengan pengembangan tanaman lainnya atau tanaman pangan lainnya yang sudah menjadi milik masyarakat,” tuturnya.
Ia membeberkan, setelah pertemuan pada Selasa itu, keesokan harinya PT SIM menindaklanjuti dengan melihat langsung calon lahan itu dengan melibatkan semua kepala desa dan saniri, kepala dusun dan tokoh masyarakat adat setempat.
“Tujuannya itu untuk memastikan lahan itu, kemudian tidak menjadi kepemilikan,” bebernya. (JS-03)













Discussion about this post