Bula, JENDELASERAM.COM — Sejumlah siswa-siswi yang sebelumnya mengikuti kegiatan belajar di Kelas Filial Dusun Wolok, kini kembali melaksanakan pembelajaran secara normal pada sekolah induk SD Negeri 8 Kilmury di Desa Undur, Kecamatan Kilmury.
Salah satu guru SD 8 Kilmury, Ratna Saramuku saat dihubungi wartawan dari Kota Bula melalui telepon WhatsApp pada Senin (31/08/2026) mengungkapkan, saat ini sudah tidak ada aktivitas belajar mengajar di kelas filial Dusun Wolok.
Guru yang sebelumnya aktif mengajar di kelas filial itu mengaku, setiap pagi dia bersama para pelajar dari Dusun Wolok menjangkau sekolah induk untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar bersama pelajar lainnya.
“Kelas filial sekarang sudah tidak lagi, katong (kami) sudah sekolah kembali di sekolah induk,” ungkapnya.
Ditanya, sudah berapa lama tidak ada aktivitas belajar mengajar di kelas filial yang sempat viral itu?, dia mengatakan tidak mengingat waktu pasti, namun sudah berlangsung lama.
“Tidak tahu berapa lama, seng (tidak) ingat, tapi untuk sekarang tidak ada kegiatan di kelas filial lagi, semua sudah di sekolah induk,” ucapnya.
Dirinya menuturkan, untuk mengakses pendidikan di sekolah induk, dia bersama para pelajar dari Dusun Wolok melewati jalan pantai maupun jalan lintas yang sedang dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) saat ini.
Pada jalan lintas itu sambung dia, beberapa pelajar yang hendak ke sekolah, mereka diantar menggunakan sepeda motor.
“Katong (kami) setiap hari berjalan ke sekolah induk. Kadang lewat jalan pantai, kadang jalan oto. Ada sebagian orang yang pung (punya) motor, kadang kalau ada uang, naik ojek,” tuturnya.
Ia berujar, sepanjang ini tidak ada kendala untuk menjangkau sekolah induk. Meski terdapat dua kali yang membentang antara Dusun Wolok dan Desa Undur, namun dengan cuaca saat ini kondisi sungai tersebut aman untuk dilalui.
“Kalau lewat jalan oto seng (tidak) ada kendala kali. Ada kali sih tapi sudah kering. Jalan pantai boleh dapat dua kali, itu saat air pasang,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala SD Negeri 8 Kilmury, Hasniwati Bugis mengungkapkan, jumlah siswa kelas 1 sampai 6 yang berasal dari Dusun Wolok sebanyak 32 orang.
Dia berujar, saat ini proses belajar dan mengajar di sekolah yang mulai dipimpin pada 4 Mei 2026 lalu itu berjalan lancar dan normal.
“Siswa di Wolok itu kurang lebih dari kelas 1 sampai kelas 6 itu 32 orang. Proses belajar mengajar berjalan seperti biasa,” ujarnya (JS-02)













Discussion about this post