Bula, JENDELASERAM.COM — Sebanyak 3.132 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.
SK tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri kepada tiga orang PPPK Paruh Waktu ini berlangsung di Lapangan Pancasila Kota Bula pada Kamis (19/02/2026) sore.
Alkatiri dalam kesempatan tersebut mengatakan, penyerahan SK ini adalah jawaban atas penantian panjang, kesabaran, doa dan harapan sekalian yang selama ini telah mengabdi, bekerja dan berkontribusi bagi daerah dengan penuh ketulusan.
“Pemerintah Daerah memahami bahwa proses panjang yang telah dilalui dalam penataan kepegawaian, khususnya PPPK paruh waktu, membutuhkan kesabaran dan keteguhan,” katanya.
Dia menambahkan, lamanya proses pengangkatan ribuan orang ini bukan hal yang disengaja, tapi adalah dampak dari penyesuaian regulasi nasional yang harus disinergikan dengan kemampuan fiskal dan anggaran daerah.
Pasalnya, mengambil keputusan untuk menetapkan 3.132 orang yang terdiri dari 320 tenaga kesehatan, 530 tenaga guru dan 2.282 tenaga teknis sebagai PPPK paruh waktu di tengah tekanan fiskal daerah saat ini bukanlah perkara yang mudah.
“Secara hitungan angka di atas kertas, banyak pihak yang mungkin meragukan langkah ini. namun, perlu saya tegaskan, bahwa keputusan ini tidak hanya di ambil atas dasar pertimbangan angka semata. Keputusan ini diambil atas rasa kemanusiaan dan keberpihakan kepada kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Dirinya menuturkan, satu tahun pertama pemerintahan Fachri-Vitho adalah tahun konsolidasi sekaligus pembuktian awal terhadap kepercayaan masyarakat.
Oleh karena itu sambung dia, momentum penyerahan surat keputusan ini adalah salah satu kado refleksi satu tahun masa jabatan mereka, sekaligus berkah di bulan suci ramadhan.
“Ini bukti konkret bahwa visi-misi kami untuk periode 2025-2030 adalah tentang aksi nyata, bukan sekedar retorika belaka,” tuturnya.
Politisi PKS ini menandaskan, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar saudara-saudari dapat menunjukkan dedikasi, profesionalisme, serta etos kerja yang tinggi dalam menjalankan tugas.
Pihaknya mengingatkan agar jagan sampai setelah menerima SK, semangat kerja justru menurun. Jangan sampai rasa syukur hanya berhenti pada seremoni hari ini dan jangan sampai kepercayaan negara disia-siakan.
“Tunjukkan bahwa saudara-saudari layak diangkat, layak dipercaya dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadilah aparatur yang disiplin, responsif, inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tutupnya. (JS-02)













Discussion about this post