Bula, JENDELASERAM.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri secara resmi menutup kegiatan Olimpiade Bintang Sekolah (OBS) di GOR Kota Bula pada Senin (27/04/2026).
Bupati Fachri dalam kesempatan tersebut memotivasi semua peserta yang sudah berkompetisi pada lomba yang diselenggarakan Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) EduAsyik.
Dia mengatakan, selama beberapa hari ini, berbagai pihak telah hadir dan menyaksikan OBS ini sekaligus menyaksikan kecerdasan dan ketangguhan mental anak-anak.
Menurutnya, dinamika di atas panggung kompetisi adalah proses transformasi untuk membentuk karakter generasi muda.
“Saya sangat bangga melihat potensi luar biasa putra-putri bumi Ita Wotu Nusa,” kata Alkatiri.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku ini mengungkapkan, dalam setiap kompetisi, hasil akhir berupa peringkat adalah hal yang lumrah.
Dirinya menegaskan bahwa juara sejati bukan hanya mereka yang membawa pulang piala atau medali, namun juara sejati adalah semua peserta yang telah berani melangkah, berani berlomba secara sportif dan berani menunjukkan kemampuan terbaik.
“Kepada anak-anakmu yang berhasil meraih prestasi tertinggi, saya ucapkan selamat. Jadikan ini sebagai motivasi untuk terus menjelajahi cakrawala ilmu yang jauh lebih luas dan tinggi. Bagi yang belum berhasil, jangan pernah berkecil hati. Jadikan hari ini sebagai guru terbaik untuk memperbaiki diri. Karena kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai kembali dengan lebih cerdas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bimbel EduAsyik, panitia penyelenggara dan para dewan juri yang telah menjaga integritas acara ini.
“Terimakasih pula kepada para guru dan orang tua yang tidak pernah lelah menjadi pendukung utama di balik layar kesuksesan anak-anak kita,” ucapnya.
Ia berujar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT akan terus berupaya memberikan ruang bagi tumbuh kembangnya prestasi seperti ini dengan mendukung dan memfasilitasi potensi anak-anak di daerah ini secara berkelanjutan.
“Karena kita ingin memastikan bahwa setiap bintang di daerah ini memiliki langit untuk bersinar. Kita semua memiliki tanggungjawab bersama untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang maju, inklusif dan berdaya saing,” ujarnya (JS-02)













Discussion about this post