Bula, JENDELASERAM.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri akhirnya membuka suara menanggapi postingan akun facebook Informasi Seram Timur yang menyamakan dirinya dengan seekor hewan.
Bupati Fachri dalam sambutannya pada kegiatan pelantikan dan rapat kerja IKA PMII Kabupaten SBT di Aula Pendopo pada sabtu (09/05/2026) sore mengakui bahwa postingan tersebut merupakan hinaan.
“Ada hal terakhir yang mungkin saya singgung, misalnya seperti penghinaan. Saya tidak menyebutnya kritik, tapi itu sudah masuk dalam kategori penghinaan. Tidak ada isu, tidak ada wacana, kok tiba-tiba langsung disebut nama lengkap dan kemudian dianalogikan secara eksplisit dengan hewan,” ucapnya.
Ketua DPW PKS Maluku ini mengungkapkan bahwa dia sama sekali tidak menganggap postingan hinaan itu sebagai suatu masalah, sebab dia sama sekali tidak terganggu.
“Saya secara pribadi tidak ada masalah, saya serius, saya tidak terganggu sedikitpun. Saya makan tetap enak, saya tidur tetap nyaman, cuma saya bisa mengerti kalau kemudian ada reaksi publik tentang postingan sosmed seperti itu. Karena itu bukan warna demokrasi yang sehat,” ungkapnya.
Dirinya menuturkan, dari hari pertama postingan tersebut muncul ke publik hingga hari ini dia tidak berfikir untuk mengambil langkah hukum untuk melaporkan pemilik akun ke pihak kepolisian.
“Sekali lagi saya katakan, saya tidak terganggu sedikitpun. Dan sampai detik ini saya tidak berpikir untuk melaporkan siapapun itu ke pihak kepolisian. Tidak sama sekali,” tuturnya.
Dia mengaku, hinaan yang dilakukan akun facebook informasi seram bagian timur kepada dirinya bukan sekali.
Pada tahun pertama memimpin daerah ini sambung dia, akun tersebut juga mengedit fotonya menampakkan setan disertai tanduk, mamun dia sama sekali tidak merasa tersinggung.
“Saya bilang begini, orang kalau menyerang kita sama seperti dia memanah. Dia telah mengarahkan panahnya menuju sasaran, yaitu kita. Kalau yang dia tulis itu tidak benar, maka saya tidak akan merasa tersinggung, karena itu tidak benar. Jadi saya anggap seperti busur panah yang tidak mengenai sasaran,” akuinya (JS-01)













Discussion about this post