Jakarta, JENDELASERAM.COM — Kompas TV kembali menghadirkan program apresiasi daerah peduli 2026 dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV.
Kegiatan yang berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta pada Rabu (09/09/2026) malam itu turut memberikan penghargaan kepada Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebagai dua daerah berprestasi di Provinsi Maluku.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Ferdinandus F. Taso hadir mewakili pemerintah Kota Ambon untuk menerima penghargaan dengan kategori apresiasi daerah peduli akses dan infrastruktur pendidikan.
Sementara itu, Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri hadir secara langsung menerima penghargaan dengan kategori apresiasi daerah peduli pengembangan UMKM dan potensi sumber daya lokal.
Pemimpin Redaksi Kompas TV, Yogi Arief Nugraha menuturkan, kerja-kerja jurnalistik Kompas TV tidak terhenti pada merekam persoalan saja, tetapi juga mencatat dan menguji setiap upaya perbaikan yang dilakukan di daerah.
Dia mengatakan, Kompas TV meyakini bahwa Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan bisa terwujud jika pembangangunan berjalan merata.
“Kerja-kerja jurnalistik Kompas TV tidak terhenti pada merekam persoalan saja, tetapi juga mencatat dan menguji setiap upaya perbaikan yang dilakukan di daerah. Sebab kami yakin, Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan bisa terwujud jika pembangangunan berjalan merata,” tuturnya.
Dirinya menegaskan, sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab, tahun ini Kompas TV kembali menghadirkan apresiasi daerah peduli 2026.
Yogi mengungkapkan, sudah empat tahun berturut-turut mereka konsisten menyelenggarakan program tersebut.
“Sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab, tahun ini, untuk keempat kalinya Kompas TV kembali menghadirkan apresiasi daerah peduli 2026,” ungkapnya.
Ia menyebut, apresiasi tahun 2026 ini terdiri dari tujuh kategori, yakni apresiasi daerah peduli layanan kesehatan dan pemenuhan gizi anak, apresiasi daerah peduli ketahanan pangan, apresiasi daerah peduli iklim investasi.
Selain itu, apresiasi daerah peduli layanan publik dan keterbukaan informasi, apresiasi daerah peduli akses dan infrastruktur pendidikan, apresiasi daerah peduli inovasi ekonomi kreatif, serta apresiasi daerah peduli pengembangan UMKM dan potensi sumber daya lokal.
“Apresiasi tahun ini terdiri dari 7 kategori. Apresiasi didasarkan pada verifikasi, pengamatan lapangan serta kriteria terukur atas komitmen Pemerintah Daerah dalam melayani publik,” tutupnya (JS-03)













Discussion about this post