Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam mendukung program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di daerah ini.
Kepala Dinas P2KB SBT Warda Rumadan dalam kegiatan sosialisasi Genting di ruang rapat Bappeda Litbang SBT pada Jumat (24/07/2026) mengungkapkan, di Kabupaten SBT, program ini telah memasuki tahap penyaluran bantuan nutrisi kepada keluarga sasaran, dengan dukungan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah berkomitmen menjadi Orang Tua Asuh.
Rumadan berujar, kepedulian dan komitmen yang telah ditunjukkan berbagai pihak merupakan investasi berharga bagi masa depan generasi Kabupaten SBT.
“Atas nama Pemkab SBT dan Dinas P2KB, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh OPD, Tim Percepatan Penurunan Stunting, Tim Pendamping Keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa/negeri, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program Genting,” ungkap Rumadan.
Dia menjelaskan, program Genting ini merupakan wujud nyata kepedulian dan gotong royong dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui keterlibatan berbagai pihak sebagai Orang Tua Asuh bagi keluarga yang membutuhkan.
Dirinya menuturkan, meskipun telah menunjukkan hasil yang baik, dia meminta agar semua pihak tidak boleh berhenti sampai di sini.
“Program ini perlu terus diperkuat melalui koordinasi yang lebih baik, perluasan partisipasi Orang Tua Asuh, serta pendampingan yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak keluarga sasaran,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi yang dirangkai dengan rapat evaluasi dan penguatan program Genting yang melibatkan berbagai elemen itu bisa menghasilkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program tersebut.
“Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong, karena setiap bantuan yang kita berikan adalah harapan bagi tumbuh kembang anak-anak kita dan masa depan Kabupaten SBT,” tutupnya (JS-02)













Discussion about this post