Bula, JENDELASERAM.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) SBT di Aula Kantor Kemenag SBT pada Selasa (15/09/2026).
Alkatiri dalam sambutannya membeberkan visi besar pembangunan Kabupaten SBT, yaitu ‘Terwujudnya masyarakat SBT yang sehat, cerdas, sejahtera dan berbudi luhur’
Menurut dia, visi tersebut bukan tanggungjawab pemerintah daerah semata, melainkan kerja bersama semua elemen, sehingga dalam Rakerda ini, dirinya menekankan kepada PPK untuk terus memperkuat peran mereka di tengah masyarakat.
“Visi besar pembangunan Kabupaten SBT, yaitu, terwujudnya masyarakat SBT yang sehat, cerdas, sejahtera, dan berbudi luhur. Visi ini tentu bukan tanggungjawab pemerintah daerah semata, melainkan kerja bersama semua elemen. Oleh karena itu, dengan rakerda ini, peran PKK dapat diperkuat melalui empat pilar dalam visi itu,” ucap Alkatiri.
Dia mengatakan, pada pilar masyarakat yang sehat, PKK berada di garis depan melalui penguatan Posyandu, peningkatan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat, pemenuhan gizi keluarga, pencegahan stunting, serta perhatian penuh terhadap kesehatan ibu dan anak.
Pada pilar masyarakat yang cerdas: PKK mengambil peran nyata lewat pendidikan kualitas keluarga, pola asuh anak yang tepat, penguatan literasi, serta mendorong orang tua agar memberi perhatian besar pada pendidikan anak.
Sementara itu, pada pilar masyarakat yang sejahtera: PKK menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga, mulai dari pengembangan UMKM, pemanfaatan potensi lokal, peningkatan keterampilan, hingga menjaga ketahanan pangan keluarga.
Masyarakat yang berbudi luhur, PKK menanamkan nilai-nilai agamaα, etika, sopan santun, semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap daerah dan bangsa.
“Keluarga adalah sekolah pertama tempat karakter dibentuk, kesehatan dijaga, pendidikan dimulai dan nilai-nilai kehidupan ditanamkan. Oleh sebab itu, apabila kita ingin membangun generasi berkualitas menuju indonesia emas 2045, kita harus memperkuat ketahanan keluarga dan PKK hadir untuk itu,” katanya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan, Rakerda ini bukan sekedar agenda organisasi biasa, melainkan momentum krusial untuk mengevaluasi kinerja, memperbaiki kekurangan dan merumuskan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dirinya menegaskan, Rakerda yang mengusung tema ‘Sinergi Gerakan PKK dalam mewujudkan Sapta Cita menuju Indonesia Emas 2045’ ini mengingatkan semua pihak bahwa masa depan bangsa tidak hanya dibangun dari pembangunan infrastruktur fisik, melainkan dibangun dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif dan berkarakter kuat.
“Melalui jaringan yang mengakar hingga ke pelosok desa dan dusun, Wakil Bupati (Wabup) SBT ini mengakui bahwa PKK memegang peran strategis karena hadir langsung di tengah keluarga,” tegasnya (JS-02)












Discussion about this post