Bula, JENDELASERAM.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri menegaskan bahwa integritas dan keahlian di bidang Barang dan Jasa (Barjas) jadi aspek mutlak yang tidak dapat ditawar.
Menurutnya, pengadaan Barjas merupakan pilar krusial dalam tata kelola pemerintahan. ini adalah instrumen utama untuk memastikan layanan publik berkualitas dan pemerataan pembangunan dapat terwujud secara nyata.
“Saya ingatkan bahwa integritas dan keahlian di bidang ini adalah aspek mutlak yang tidak dapat ditawar,” ucap Alkatiri dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Setda SBT Ramli Kilwarany pada kegiatan Bimbingan Teknis pengadaan Barjas di Hotel Surya Bula pada Rabu (11/02/2026).
Alkatiri mengatakan, sekitar 30 hingga 40 persen dari seluruh kegiatan pemerintah bermuara pada pengadaan barang dan jasa. proses
Karena itu sambung dia, pengadaan barang/jasa bukan hanya urusan administratif atau kegiatan membeli barang semata, ini adalah ujung tombak pelayanan publik sekaligus motor penggerak ekonomi daerah.
“Hal ini selaras dengan visi kita bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, akuntabel, transparan adaptif, rensponsif dan fleksibel (good governance), serta menciptakan pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme (clean government),” katanya.
Dia menjelaskan, sesuai amanat peraturan presiden nomor 46 tahun 2025, setiap personel pengadaan wajib memiliki kompetensi teknis yang tersertifikasi secara nasional.
Dirinya berujar, sertifikat level 1 yang akan di dapatkan oleh peserta ini bukan hanya selembar kertas, melainkan bukti pengakuan negara atas kemampuan saudara dalam menjalankan peran strategis baik sebagai penyusun rencana, ppk, pokja pemilihan, maupun pejabat pengadaan.
“Target utama kita bukan hanya lulus ujian melainkan yang lebih penting lahirnya sumber daya manusia (SDM) yang memiliki integritas tanpa kompromi,” jelasnya. (JS-03)













Discussion about this post