Bula, JENDELASERAM.COM — Janji politik Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R. Wattimena pada Pilkada 2024 lalu tentang program pengobatan gratis akhirnya terjawab.
Hal tersebut ditandai dengan Kabupaten SBT meraih Universal Health Coverage (UHC) prioritas dalam program jaminan kesehatan yang dilaunching di ruang rapat Bupati SBT pada Kamis (09/07/2026).
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengungkapkan bahwa pengobatan gratis bagi masyarakat itu menjadi salah satu janji politik saat maju sebagai calon Bupati SBT.
Alkatiri mengaku, Visi SBT Sehat yang diusung itu menjadi pemicu untuk harus mewujudkan mimpinya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada semua masyarakat di daerah ini meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.
“Ini termasuk janji politik saya untuk menuntaskan pelayanan gratis bagi masyarakat. Alhamdulillah hari ini terjawab bahwa kita memang serius, dalam situasi anggaran yang terbatas pun ini jadi bagian yang memang saya prioritaskan, karena sudah pasti butuh anggaran. Bagian-bagian yang jadi tanggungjawab daerah itu harus kita handle.
Dia menegaskan, kesehatan gratis ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar masyarakat di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa ini.
Karena itu, dalam mimpinya, untuk urusan kesehatan, masyarakat tidak perlu lagi terbebani untuk mengeluarkan uang, karena sudah terbantu melalui kebijakan tersebut.
“Di logika saya, kalau urusan kesehatan, masyarakat tidak perlu lagi terbebani untuk mengeluarkan duit, mengeluarkan dana mereka, maka itu sudah sangat membantu. Saya sering bilang, urusan kesehatan itu kita gak punya pilihan. Kalau kita sakit, apapun yang kita miliki pasti kita mengeluarkan. Tapi dengan kehadiran negara, kehadiran daerah dan kepedulian kita bersama, minimal jaminan berobat gratis itu sudah bisa dilakukan oleh masyarakat SBT,” tegasnya.
Mantan Wakil Bupati SBT periode 2015-2020 ini menuturkan, dengan berlakunya UHC prioritas sejak 1 Mei 2026 ini, semua masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) beralamat SBT mendapat kemudahan berobat gratis pada semua rumah sakit di seluruh Indonesia yang telah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
“Semua pemegang KTP SBT, per hari ini atau tepat di awal Juli ini mulai berlaku, itu sudah bisa mendapatkan layanan gratis dalam kondisi apapun. Jadi kalau kita jalan keluar daerah, kita sudah tenang. Tentu kita tidak berharap atau meminta sakit, tapi kalau (sakit) itu datang, kira-kira jaminannya sudah cukup jelas,” tuturnya.
Secara terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan SBT Punira Kilwalaga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan capaian ini.
“Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pencapaian ini,” ucap Kilwalaga.
Kilwalaga mengungkapkan, kini masyarakat SBT sudah bisa menikmati layanan kesehatan melalui BPJS kesehatan dengan dukungan UHC Prioritas.
Dia membeberkan, capaian peserta aktif saat ini telah mencapai 92,56 persen dari total jumlah penduduk. Jumlah ini sambung dia melampaui target nasional sebesar 80 persen yang ditetapkan untuk tahun 2029.
“Mari terus bergandengan tangan untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian ini hingga 100% menuju SBT sehat,” tutupnya (JS-01)













Discussion about this post