Bula, JENDELASERAM.COM — Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) M. Miftah Thoha R. Wattimena secara resmi melepaskan 9 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten SBT di Aula Pendopo Bupati SBT pada Selasa (05/05/2026).
Wattimena dalam kesempatan tersebut meminta kepada JCH asal SBT agar berada di tanah suci nanti, dapat mendo’akan agar daerah ini senantiasi diberkahi, dijauhkan dari marabahaya dan masyarakatnya hidup dalam kedamaian.
“Kami yang tinggal di tanah air, khususnya di Kabupaten SBT menitipkan doa, tolong sebut nama daerah kita, Seram Bagian Timur di tempat-tempat mustajab seperti multazam, raudhah dan padang arafah,” ucap Wattimena.
Dirinya mengatakan, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan sebuah perjalanan spiritual menuju titik nol penghambaan diri menjadi tamu Allah adalah sebuah kemuliaan yang luar biasa.
“Diantara jutaan umat manusia, Allah SWT memilih bapak dan ibu untuk hadir bersimpuh di depan ka’bah,” katanya.
Dia mengakui, tahun 2026 ini Kabupaten SBT mengalami pengurangan kuota haji dikarenakan keberangkatan dan peraturan terkait rasionalisasi pemerataan antrean/masa tunggu nasional, sehingga hanya sebanyak 10 orang dari SBT yang terpanggil.
Kendati demikian, Allah sang pemilik kehidupan memiliki rencana lain, salah satu JCH telah mendahului kita semua menghadap sang khalik dengan penuh rasa duka.
“Dengan demikian, jumlah jamaah yang akan diberangkatkan pada tahun ini menjadi 9 orang. Kita doakan agar para jamaah yang berangkat senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali di Kabupaten SBT dengan predikat haji yang mabrur,” akuinya.
Pihaknya dalam kesempatan itu mengingatkan kepada seluruh JCH agar benar-benar mempersiapkan diri, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.
Ketua Kwarcab Pramuka SBT ini meminta agar JCH SBT menjaga kesehatan, patuhi arahan petugas dan utamakan kebersamaan serta saling tolong-menolong selama berada di tanah suci.
Selain itu, dia juga berpesan agar para jamaah dapat menjaga nama baik daerah dan bangsa indonesia, dengan menunjukkan sikap disiplin, tertib, serta akhlak yang mulia selama menjalankan ibadah haji.
“Kepada para petugas haji, saya berharap dapat memberikan pelayanan yang terbaik, penuh kesabaran, dan tanggung jawab, sehingga seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” tutupnya (JS-01)













Discussion about this post