Bula, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Negeri Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) resmi membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Geser.
Kopdarwis tersebut telah dibentuk lewat Surat Keputusan (SK) oleh Pemerintah Negeri Geser untuk mengambil alih pengelolaan objek wisata Tanusang Geser atau pasir timbul yang sedang ramai dikunjungi masyarakat.
Ketua Pokdarwis Pulau Geser Raisno Effendy Rumalutur dalam keterangannya di Bula pada minggu (31/05/2026) menuturkan, Pokdarwis ini diisi oleh 50 sekian anak muda Pulau Geser yang telah dikukuhkan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) SBT Abdul Gafar Rumanama di Tanusang Geser pada sabtu kemarin.
Rumalutur mengungkapkan, wadah tersebut lahir dari keinginan dan kesadaran kolektif dari masyarakat Geser untuk mengelola potensi wisata yang dimiliki selama ini.
“Kelompok sadar wisata ini dari masyarakat. Masyarakat Geser sendiri yang bentuk kelompok ini, agar bisa mengelola wisata di Pulau Geser. Jumlah anggota sekitar 50 lebih, dari kalangan anak muda,” tutur Rumalutur.
Dirinya mengatakan, target utama dari pengelolaan wisata ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
“Kita mau mengembangkan ekonomi-ekonomi lokal. Kita juga buka UMKM supaya masyarakat juga bisa dapat uang, sehingga ekonomi bisa berputar. Intinya kita jadikan Geser sebagai pulau wisata,” katanya.
Secara terpisah, Plt Kepala Dispar SBT Abdul Gafar Rumanama membeberkan, pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan yang diprioritaskan di Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati SBT (Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R. Wattimena).
Rumanama menegaskan, hal tersebut tertuang dalam salah satu poin misi daerah yang menjadikan pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi daerah, sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) SBT sangat menyambut baik pembentukan Pokdarwis Pulau Geser itu.
“Respon Pemda sangat positif. Apalagi sektor pariwisata ini tertuang jelas dalam visi-misi daerah kita,” beber Rumanama.
Dia menilai, pembentukan Pokdarwis ini sangat relevan dengan tugas Dispar SBT sebagai penyelenggara teknis.
Bahkan kata dia, kehadiran Pokdarwis ini menjadi bukti dari kegiatan sosialisasi sadar retribusi dan pengelolaan potensi wisata yang telah dilakukan Dispar SBT di Kota Geser pada beberapa waktu lalu.
“Dinas Pariwisata sebagai penyelenggara teknis di sektor pariwisata, ini bagian daripada tugas dinas pariwisata yang Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu kami sudah sosialisasi untuk pembentukan Pokdarwis sekaligus sadar retribusi yang dikelola oleh desa,” ungkap Abdul Gafar Rumanama.
Dirinya menambahkan, meskipun Tanusang Geser ini pengelolaannya di bawah Desa melalui Pokdarwis tersebut, namun Pemkab SBT melalui Dinas Pariwisata akan memberikan perhatian kepada mereka.
“Tanusang Geser sudah resmi dikelola langsung oleh Pokdarwis, karena dari desa sudah memberikan kewenangan kepada mereka, namun tidak terlepas dari perhatian pemerintah daerah lewat dinas pariwisata. Kami tetap memberikan perhatian dengan mengarahkan program ke sana,” tutupnya (JS-02)













Discussion about this post