Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat berkolaborasi untuk memperkuat ekoteologi untuk mengatasi masalah sampah di daerah ini.
Kolaborasi tersebut terbangun melalui pertemuan Kepala DLH SBT Mirnawati Derlean bersama staf dengan Kepala Kemenag SBT Muh Abduh Ernas di Kantor Kemenag SBT pada selasa kemarin.
Kepala DLH SBT Mirnawati Derlean dalam keterangannya di Bula pada Rabu (22/04/2026) menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam merespons persoalan sampah yang kian kompleks di wilayah SBT.
“Dalam pertemuan itu kami membahas integrasi nilai-nilai keagamaan dengan kesadaran lingkungan sebagai pendekatan baru dalam mengedukasi masyarakat,” jelas Derlean.
Derlean mengungkapkan, ekoteologi adalah program prioritas Kemenag yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, dengan keberadaan Kemenag SBT dengan jumlah 34 penyuluh agama yang tersebar di 16 kecamatan bisa membantu mengedukasi masyarakat terkait penanganan sampah, sehingga kolaborasi ini sangat penting dilakukan.
“Dinas Lingkungan Hidup merasa penting untuk berkomunikasi dengan Kantor Kemenag untuk berkolaborasi terkait tujuan dimaksud,” ungkapnya.
Dia mengaku, dari koordinasi tersebut, Kepala Kantor Kemenag SBT Muh Abduh Ernas sangat berkeinginan untuk berkolaborasi dalam program tersebut.
“Kepala Kemenag juga berkeinginan untuk kolaborasi dan sangat mendukung penyebarluasan informasi edukasi secara langsung oleh penyuluh agama maupun secara bersama-sama dengan DLH,” akuinya (JS-02)













Discussion about this post