Bula, JENDELASERAM.COM — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menegaskan dukungan mereka kepada kader partai untuk ikut dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku pada 2030 mendatang.
Ketua DPC PDI Perjuangan SBT Abdul Azis Yanlua dalam mengawali sambutannya pada kegiatan Musyawarah Anak Cabang PDI Perjuangan SBT di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) SBT, Rabu (15/07/2026) itu meneriakkan yel-yel ‘Bung Benhur George Watubun’ langsung disahut seluruh kader dan simpatisan dengan teriakan ‘Gubernur Maluku’.
Yanlua juga menyebut, selain sejumlah fungsionaris DPD PDI Perjuangan Maluku, kahadiran Benhur George Watubun ke SBT yang didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat ke SBT itu menjadi penegasan kekuatan kader banteng di Pulau Seram Raya untuk merebut kemenangan yang pernah dicapai pada Pilgub Maluku.
“Kedatangan beliau (Benhur) ini tidak hanya diikuti oleh fungsionaris DPD, tapi ada panglima perang di tanah Seram yang kawal juga. Salah satunya itu Ketua DPC Malteng dan Ketua DPC SBB, mereka berdua mendampingi Ketua DPD datang ke SBT. Karena itu, saya menamakan pertemuan ini dengan Mari Bung, Kita Rebung Kembali,” ucapnya.
Secara terpisah, Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Benhur George Watubun dikonfirmasi terkait deklarasi jajarannya ini, dia sangat merespon baik keinginan dan harapan DPC PDI Perjuangan SBT.
Watubun mengungkapkan, sebagai kader partai di daerah, dia sudah harus menyiapkan diri, sehingga pada waktunya DPP memerintahkan untuk bertarung, dia telah siap.
“Kalau saya tidak siap diri lalu ditugaskan, apakah saya bilang tidak siap. Kan tidak boleh, saya harus bersiap diri. Jadi saya menyambut apa yang disampaikan oleh DPC tadi sebagai konsekuensi logis dari sikap politik dan harapan teman-teman untuk dapat diwujudkan menjadi harapan untuk kita memenangkan pertarungan,” ungkap Watubun.
Ketua DPRD Provinsi Maluku ini bahkan menyoroti keberadaan partai yang sudah banyak kali memberikan rekomendasi kepada orang lain di luar PDI Perjuangan.
Untuk itu kata dia, sebagai kader ideologi PDI Perjuangan di Provinsi Maluku, dia sudah seharunya menyiapkan diri untuk ikut berkontestasi pada Pilgub Maluku mendatang.
“Partai ini sudah cukup puas memberi rekomendasi kepada orang lain, sudah cukup banyak memberikan rekomendasi kepada orang lain, kenapa kita tidak mempersiapkan diri,” timpalnya (JS-01)













Discussion about this post