Bula, JENDELASERAM.COM — Kapolsek Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Ipda Mohamad Ali Kelian turun langsung memimpin tim untuk melakukan pencarian terhadap tiga orang warga Pulau Gorom yang dilaporkan hilang kontak sejak 10 Oktober 2026.
Kelian dihubungi media ini pada Selasa (13/10/2026) pagi mengungkapkan, dia bersama sejumlah personel Polsek Pulau Gorom dan keluarga korban sudah mulai melakukan pencarian sejak hari Minggu 11 Oktober 2026 sore.
Dia mengaku, pencarian ini menyasar perairan Pulau Gorom hingga ke perairan Fak-Fak, perairan Pulau Madoran dan perairan Pulau Seram Lau.
“Polsek Gorom dan keluarga korban/masyarakat melakukan pencarian dari hari minggu sampai senin. Kami sudah lakukan pencarian dan penyisiran dari gorom, perairan Fak-fak, sisir ke Madoran lalu penyisiran dari Madoron ke sekitaran Pulau Seram lau,” ungkap Kelian.
Dirinya berujar, pada minggu malam itu mereka beristirahat sejenak di Negeri Kilwaru untuk melanjutkan pencarian pada Senin pagi dengan rute perairan Geser, Madoran, perairan Fak-fak dan berakhir di Pulau Gorom sekitar pukul 16.30 WIT.
“Malam tim istirahat dan besok paginya kami lanjut lakukan pencarian dengan rute star dari Geser menuju Madoran, dari Madoran kami ambil jalur fak-fak. Setelah itu baru kita lakukan penyisiran dari arah perairan fak-fak ke Pulau Gorom. Senin kemarin pukul 16.30 kita kembali ke Gorom,” ujarnya.
Mantan Kasi Humas Polres SBT ini mengaku, pencarian selama dua hari ini belum menemukan tanda-tanda terhadap tiga orang tersebut.
Untuk itu, rencananya pencarian kembali dilanjutkan oleh pihak keluarga dan masyarakat pada hari ini, namun mereka akan mengurangi jumlah personel untuk menyesuaikan daya muat dari speedboat yang ditumpangi itu.
“Dari pencarian dua hari ini tidak ditemukan tanda-tanda, rencana keluarga dan masyarakat hari ini lanjut pencarian lagi. Pencarian hari ini kemungkinan dikurangi tim dalam speedboat, disesuaikan dengan viber biar tidak berat,” akuinya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga orang warga asal Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bernama Aci Rumadai (45), Lahya Rumalolas (38) dan Ramon Rumbaru (30) yang dilaporkan hilang kontak sejak 10 Oktober 2026.
Koordinator Unit Siaga SAR Bula, Sukri Patty dalam keterangannya pada Senin (12/10/2026) menjelaskan, tiga orang warga Pulau Gorom ini dilaporkan berangkat dari Pulau Gorom menuju Desa Keta, Kecamatan Siritaun Wida Timur untuk mengantar salah satu pasien yang dirujuk ke RSUD Bula.
Patty berujar, pada keesokan harinya, ketiga orang dengan menggunakan longboat ini berangkat kembali ke Pulau Gorom dengan rute dari Negeri Airkasar, Kecamatan Tutuk Tolu, namun hingga 11 Oktober mereka belum tiba di tempat tujuan, sehingga pihak keluarga menghubungi SAR untuk meminta bantuan pencarian.
“Pada 10 Oktober 2026 pukul 07.00.WIT, Speedboat tersebut berangkat kembali menuju Pulau Gorom dengan rute dari Desa Airkasar tujuan Pulau Gorom, namun sampai saat ini belum tiba dan hilang kontak di sekitar perairan SBT, selanjutnya meminta bantuan SAR,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, pada hari minggu sore kemarin pukul 15.00 WIT, tim rescue USS Bula bersama unsur potensi SAR menggunakan RIB menuju LKP pada jarak kurang lebih 64 NM, heading 130° arah tenggara dari USS Bula.
Pada pukul 17.50 WIT, tim SAR gabungan yang terdiri dari tim rescue USS Bula, Polairud Polda Maluku, Polairud Polres SBT, Polsek Pulau Gorom itu tiba di lokasi pencarian dan melaksanakan searching dengan jarak kurang lebih 15 NM, arah barat laut dari LKP dengan hasil nihil.
“Pukul 19.00 WIT, tim SAR gabungan menggunakan RIB USS Bula tiba dan bermalam di Desa Airkasar,” ungkapnya.
Dirinya membeberkan, pada senin pagi sekitar pukul 07.30 WIT, Tim SAR gabungan kembali melakukan operasi SAR hari kedua terhadap tiga orang warga Pulau Gorom ini, namun hasilnya masih nihil, sehingga mereka kembali bermalam di Desa Airkasar untuk melanjutkan pencarian pada besok pagi.
“Tim SAR Gabungan menggunakan RIB USS Bula tiba dan bermalam di Desa Airkasar Kabupaten SBT. Pada tanggal 13 Oktober 2026 pukul 07.00 WIT, rencana Ops SAR hari ketiga akan dilanjutkan,” bebernya (JS-01)













Discussion about this post