Bula, JENDELASERAM.COM — Tiga orang warga asal Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bernama Aci Rumadai (45), Lahya Rumalolas (38) dan Ramon Rumbaru (30) dilaporkan hilang kontak sejak 10 Oktober 2026.
Ketiga warga yang dilaporkan hilang saat perjalanan dari Negeri Airkasar, Kecamatan Tutuk Tolu menuju Kecamatan Pulau Gorom itu berhasil ditemukan oleh nelayan di perairan Teluk Tawo Kampung Kasuweri, Distrik Kokoda, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya pada Selasa (13/10/2026).
Koordinator Unit Siaga SAR Bula, Sukri Patty mengungkapkan, selama beberapa hari ini tim SAR gabungan terus bergerak melakukan pencarian terhadap tiga orang yang dilaporkan hilang itu.
Patty mengaku, hingga operasi SAR hari ketiga yang dilakukan pada Selasa, mereka belum menemukan ketiga korban, sehingga mereka beristirahat di Pulau Geser untuk melanjutkan pencarian pada keesokan hari.
“Pada operasi SAR hari ketiga, Tim SAR Gabungan tiba di Lokasi pencarian dan melaksanakan Searching dgn jarak ± 30 NM, arah Barat Laut dari LKP dengan Hasil Nihil. Pukul 17.30 WIT, Tim SAR Gabungan menggunakan RIB USS Bula tiba dan bermalam di desa Geser,” ungkapnya.
Dia membeberkan, saat berada di Pulau Geser, tepat pada pukul 18.30 WIT, mereka menerima informasi dari salah satu keluarga korban bernama Anwar terkait bahwa tiga warga SBT yang hilang telah ditemukan oleh nelayan di Teluk Tawo Kampung Kasuweri, Distrik Kokoda, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya dalam keadaan selamat.
“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi maka Ops SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup,” bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga orang warga asal Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bernama Aci Rumadai (45), Lahya Rumalolas (38) dan Ramon Rumbaru (30) yang dilaporkan hilang kontak sejak 10 Oktober 2026.
Koordinator Unit Siaga SAR Bula, Sukri Patty dalam keterangannya pada Senin (12/10/2026) menjelaskan, tiga orang warga Pulau Gorom ini dilaporkan berangkat dari Pulau Gorom menuju Desa Keta, Kecamatan Siritaun Wida Timur untuk mengantar salah satu pasien yang dirujuk ke RSUD Bula.
Patty berujar, pada keesokan harinya, ketiga orang dengan menggunakan longboat ini berangkat kembali ke Pulau Gorom dengan rute dari Negeri Airkasar, Kecamatan Tutuk Tolu, namun hingga 11 Oktober mereka belum tiba di tempat tujuan, sehingga pihak keluarga menghubungi SAR untuk meminta bantuan pencarian.
“Pada 10 Oktober 2026 pukul 07.00.WIT, Speedboat tersebut berangkat kembali menuju Pulau Gorom dengan rute dari Desa Airkasar tujuan Pulau Gorom, namun sampai saat ini belum tiba dan hilang kontak di sekitar perairan SBT, selanjutnya meminta bantuan SAR,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, pada hari minggu sore kemarin pukul 15.00 WIT, tim rescue USS Bula bersama unsur potensi SAR menggunakan RIB menuju LKP pada jarak kurang lebih 64 NM, heading 130° arah tenggara dari USS Bula.
Pada pukul 17.50 WIT, tim SAR gabungan yang terdiri dari tim rescue USS Bula, Polairud Polda Maluku, Polairud Polres SBT, Polsek Pulau Gorom itu tiba di lokasi pencarian dan melaksanakan searching dengan jarak kurang lebih 15 NM, arah barat laut dari LKP dengan hasil nihil.
“Pukul 19.00 WIT, tim SAR gabungan menggunakan RIB USS Bula tiba dan bermalam di Desa Airkasar,” ungkapnya.
Dirinya membeberkan, pada senin pagi sekitar pukul 07.30 WIT, Tim SAR gabungan kembali melakukan operasi SAR hari kedua terhadap tiga orang warga Pulau Gorom ini, namun hasilnya masih nihil, sehingga mereka kembali bermalam di Desa Airkasar untuk melanjutkan pencarian pada besok pagi.
“Tim SAR Gabungan menggunakan RIB USS Bula tiba dan bermalam di Desa Airkasar Kabupaten SBT. Pada tanggal 13 Oktober 2026 pukul 07.00 WIT, rencana Ops SAR hari ketiga akan dilanjutkan,” bebernya (JS-01)













Discussion about this post