Bula, JENDELASERAM.COM — Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Limumir, Abdullah Wadjo menyambut baik langkah Dinas Ketahanan Pengan (Ketapang) Seram Bagian Timur (SBT) dalam melakukan pengawasan ke SPPG Limumir.
Wadjo menilai, langkah Dinas Ketapang SBT ini sebagai sikap Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Secara pribadi dan sebagai mitra BGN yang bertugas menyiapkan dan menyajikan MBG untuk anak-anak sekolah, langkah Dinas Ketahanan pangan ini sangat saya apresiasi. Ini bagian dari sikap Pemerintah Daerah mendukung pPenuh program ini,” ucap Wadjo dalam keterangannya pada Rabu (11/03/2026) malam.
Dia menambahkan, kegiatan pengawasan langsung ke SPPG ini menunjukkan kerjasama dan kemitraan yang terbangun dengan baik di kabupaten bertajuk ‘Ita Wotu Nusa’ ini.
“Dan menunjukan kerjasama dan kemitraan terbangun dengan baik di SBT,” tambahnya.
Dirinya mengungkapkan, kunjungan Dinas Ketahanan Pangan SBT dalam melakukan pengawasan dimaknai sebagai bentuk kontrol, sehingga dalam menjalankan program MBG ini ada yang kurang bisa diperbaiki, sekaligus melakukan pengontrolan terhadap bahan baku di SBT.
“Intinya kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak agar bisa menyukseskan program MBG ini di SBT. InsyaAllah Dapur Limumir akan berbenah, sehingga bisa menyajikan menu terbaik untuk anak-anak penerima manfaat,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melakukan pengawasan pada tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bula.
Tim yang dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan SBT, Nofel Alkatiri itu mendatangi SPPG Desa Limumir, Desa Wailola dan Desa Bula pada Rabu (11/03/2026).
Alkatiri dalam keterangannya menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar di wilayah Kecamatan Bula.
“Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seram Bagian Timur melakukan pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Bula pada hari Rabu, 11 Maret 2026,” jelas Alkatiri.
Alkatiri mengungkapkan, tim pengawasan dari Dinas Ketahanan Pangan SBT ini melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek, mulai dari kualitas bahan baku yang digunakan, proses pengolahan makanan, hingga kondisi sanitasi dan higiene di dapur SPPG.
“Selain itu, tim juga memeriksa apakah SPPG telah memenuhi persyaratan dasar operasional, seperti pengelolaan menu Bergizi, Beragam, Seimbang dan Aman (B2SA), pastikan porsi yang disajikan harus pas dan tidak terjadi pemborosan pangan, meminta data bahan baku pangan yang digunakan setiap hari serta memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) Pasti,” ungkapnya.
Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Program MBG Kabupaten SBT ini menegaskan, pengawasan ini sangat penting untuk memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, aman dan bergizi.
“Kami ingin memastikan bahwa program MBG di SBT berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan secara berkala di seluruh SPPG di Kabupaten SBT,” tegasnya.
Dia mengaku, dalam kesempatan tersebut, tim juga memberikan bimbingan dan arahan kepada pengelola SPPG tentang cara meningkatkan kualitas dan keamanan makanan.
“Kami berharap pengelola SPPG dapat memperhatikan hal-hal yang telah kami sampaikan dan melakukan perbaikan jika diperlukan. Dengan demikian, kualitas makanan yang disajikan akan semakin baik dan aman untuk dikonsumsi,” akuinya. (JS-03)













Discussion about this post