Bula, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) sedang membangun sebanyak 35 unit irigasi perpompaan di tiga kecamatan terdampak kekeringan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian SBT Sofyan Waraiya kepada wartawan di Bula pada Rabu (16/09/2026) mengungkapkan, bantuan yang berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia itu difokuskan di Kecamatan Bula, Bula Barat dan Teluk Waru.
“Terkait dengan lahan-lahan pertanian yang menjadi kebutuhan juga di masyarakat di Bula Barat yang menjadi sentra pangan, Alhamdulillah syukur, kami dibantu dari kementerian pertanian itu ada namanya irigasi perpumpaan. Untuk tahap pertamanya ada 35 unit,” ungkap Waraiya.
Dirinya turut menjelaskan alasan peruntukan program tersebut kepada tiga kecamatan ini, sehingga tidak anggap ada pilih kasih dalam penanganan dampak kekeringan.
Pasalnya, irigasi perpompaan itu hanya diberikan untuk lahan-lahan yang selama ini digunakan untuk penanaman padi, baik padi lahan kering maupun padi sawah.
Untuk itu kata dia, pada tahap pertama ini mereka mengalokasikan sebanyak 21 unit di Kecamatan Bula Barat, sisa 14 unit diarahkan ke Kecamatan Bula dan Teluk Waru.
“Irigasi perpompaan ini diperuntukkan ke lahan-lahan yang selama ini digunakan untuk penanaman padi. Dari alokasi 35 unit itu lebih banyak diarahkan ke Bula Barat, selebihnya itu di Kecamatan Bula, ada juga Teluk Waru. Karena sebelumnya mereka pernah menanam padi lahan kering,” jelasnya.
Dia mengaku, sebanyak 22 unit dari program tersebut telah dilakukan tahap pengoboran. Hasil lapangan menunjukkan ada sumber air yang sudah ditemukan.
Setelah melakukan pengecekan, per hari ini ada dua unit yang sudah terpasang perangkat Solar cell.
“Sampai saat ini kurang lebih 22 unit itu sudah melakukan pengoboran dan mendapatkan air. Kemarin kami cek, hari ini ada dua titik yang sudah terpasang Solar Cell, karena memang sumur ini menggunakan Solar Cell,” akuinya.
Sekretaris Dinas Pertanian SBT ini berujar, sembari menuntaskan 35 unit pada tahap pertama ini, mereka juga sedang mengusulkan tambahan irigasi perpompaan.
“Sementara lagi dikerjakan dalam sehari dua ini mungkin 35 unit itu bisa selesai. Kami telah memusulkan ada tahap dua untuk penambahan irigasi perpompaan yang sudah dalam proses administrasi,” ujarnya.
Mantan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) SBT ini berharap agar Kementerian Pertanian segera merespon usulan tersebut, sehingga bisa mengakomodir desa-desa lainnya.
“Kami berharap mudah-mudahan satu hingga dua minggu ke depan ada jawaban dari kementerian, terkait dengan yang kami usulkan itu, sehingga bisa melanjutkan pada tahap kedua,” harapnya (JS-02)













Discussion about this post