Bula, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) rutin mendistribusi air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kota Bula.
Informasi yang dihimpun media ini, kegiatan pendistribusian air bersih tersebut sudah berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2026 ini.
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD SBT pada Selasa (04/08/2026) menuturkan, masalah kekeringab ini bukan hanya terjadi di Kabupaten SBT.
Alkatiri berujar, sejauh ini Pemkab SBT terus melakukan pendistribusian air bersih sekaligus memantau secara terus menerus lokasi-lokasi yang menjadi dampak kekeringan.
“Terkait kekeringan ini bukan hanya di SBT ya, tapi keseluruhan Indonesia. Dari Kabupaten kita tetap pantau terus di titik-titik kekeringan,” tutur Alkatiri.
Dirinya mengaku telah memerintahkan kepada BPBD untuk selalu melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih di musim kemarau ini.
“Saya sudah perintahkan ke BPPD untuk selalu melakukan supply air. Ada upaya mencari titik air sumur baru, tapi memang ternyata kesulitan, yang kita sudah coba di beberapa titik, jadi sementara penanganannya seperti itu,” akuinya.
Dia menambahkan, di samping itu, mereka juga sedang berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta untuk mengupayakan penambahan bantuan mobil air.
Menurutnya, langkah ini dilakukan agar tidak ada kendala dalam mendistribusikan air bersih kepada masyarakat akibat kekurangan armada penyuplay.
“Pada saat yang sama, kita sedang komunikasi juga dengan badan penanggulangan bencana pusat, termasuk juga mengupayakan tambahan bantuan mobil air, supaya upaya penyuplaian air ini tidak terhambat oleh mobil,” tambahnya (JS-01)












Discussion about this post