Bula, JENDELASERAM.COM — Komunikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) terkait bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) maupun kekeringan yang melanda daerah ini akhirnya mendapat respon baik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Respon tersebut ditunjukkan lewat kehadiran tim BNPB yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penanganan Darurat Wilayah 2 BNPB Riswandi di Kota Bula pada Kamis (13/08/2026).
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri kepada wartawan mengungkapkan, saat tiba di Kota Bula, tim BNPB ini langsung melakukan pertemuan bersama Wakil Bupati SBT M. Miftah Thoha R. Wattimena dan Sekretaris Daerah (Sekda) SBT A. Q. Amahoru di Kantor Bupati setempat.
“Mereka (Tim BNPB) sudah ada, tadi ketemu sama Pak Wakil, sama Pak Sekda,” ungkap Alkatiri.
Alkatiri menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT sangat menyambut baik kehadiran tim BNPB ini.
Dia mengaku, kehadiran tim BNPB ini merupakan hasil komunikasi Pemkab SBT yang dibantu oleh Anggota DPR-RI dari Dapil Maluku Alimudin F. Kolatlena yang bermitra langsung dengan BNPB.
“Kami sangat respon. Ini hasil dari komunikasi kami di pusat, juga Alhamdulillah dibantu oleh anggota DPR-RI asal Dapil Maluku, Pak Alimudin Kolatlena yang komisinya bermitra dengan BNPB,” akuinya.
Mantan Wakil Bupati SBT periode 2015-2020 ini membeberkan, kehadiran tim BNPB ini sekaligus melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah ususlan yang disampaikan Pemkab SBT.
Usulan-usulan itu sambung dia, meliputi bencana banjir, abrasi pantai akibat gelombang tinggi, kondisi kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Prinsipnya mereka datang untuk memverifikasi beberapa usulan kita terkait dengan kondisi bencana yang melanda SBT. Baik karena banjir, ataupun karena ombak di pantai, ataupun karena kondisi kekeringan,” bebernya.
Dirinya menuturkan, meskipun sudah disambut oleh Wakil Bupati SBT M. Miftah Thoha R. Wattimena dan Sekretaris Daerah (Sekda) SBT A. Q. Amahoru bersama Kepala BPBD SBT M. Bahrum Weulartafela.
Dia tetap mengagendakan sesi pertemuan terpisah dengan tim BNPB agar bisa menyampaikan beberapa catatan penting agar bisa diakomodir di BNPB.
“Saya juga belum ketemu langsung, tapi saya sudah minta ke yang menghubungi tadi untuk akan ada sesi untuk saya juga ngobrol sama mereka. Biar lebih bisa memberikan catatan-catatan penting untuk dapat diakomodir di BNPB,” tutupnya (JS-01)













Discussion about this post