Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menyerahkan tujuh Surat Keputusan (SK) operasional pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Kilmury.
Penyerahan yang dilakukan oleh Kabid PAUD Dikbudpora SBT Sanaria Mony pada Sabtu (22/08/2026) itu diserahkan kepada Desa Taa, Woluk, Sumbawa, Undur, Afang Kota, Kumelang dan Mising.
Kabid PAUD Dikbudpora SBT Sanaria Mony dalam kesempatan tersebut menuturkan, salah satu langkah yang akan didorong adalah program PAUD satu atap, khususnya pada desa atau wilayah yang belum memiliki layanan PAUD di sekitarnya.
Mony mengungkapkan, konsepnya adalah mendekatkan layanan PAUD kepada masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya dan fasilitas yang tersedia pada SD, sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam model ini sambung dia, kepala SD menjadi penanggungjawab pengelolaan, dengan dukungan pendidik PAUD serta pemerintah desa dan masyarakat.
“Dengan demikian, kita tidak harus selalu menunggu membangun gedung baru. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mendapatkan layanan PAUD yang layak, aman dan berkualitas,” ungkap Mony.
Dia mengajak kepada semua pihak di Kecamatan Kilmury untuk sama-sama menjadikan Kecamatan Kilmury sebagai bagian penting dari gerakan berar Kabupaten SBT dalam menyukseskan wajib belajar satu tahun prasekolah.
Dirinya menegaskan, semua pihak tentu tidak ingin hanya bicara tentang angka partisipasi pendidikan, tetapi bicara tentang masa depan anak-anak.
“Mari kita satukan langkah, pemerintah bergerak, desa mendukung, PKK menggerakkan, Puskesmas melayani, guru mendidik dan masyarakat mengawal,” ajaknya.
Pihaknya berharap, melalui kerja sama dan gotong royong semua pihak, tidak ada lagi anak di Kecamatan Kilmury maupun di Kecamatan Teor yang kehilangan kesempatan pendidikan pada masa emas kehidupannya.
“Mari kita siapkan anak-anak kita menjadi generasi SBT yang sehat, cerdas, berkarakter, mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya (JS-01)













Discussion about this post