Bula, JENDELASERAM.COM — Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terjadi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Karhutla yang terjadi sepanjang musim kemarau ini memaksa para petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Keselamatan setempat bekerja tanpa jedah di lapangan.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Damkar dan Penyelematan SBT Wahab Rumakat dalam keterangannya pada Jumat (21/08/2026) mengungkapkan, sejak 11 Juli 2026 lalu hingga saat ini hampir tidak ada jedah Karhutla.
“Terhitung dari tanggal 11 juli 2026 sampai saat ini tidak ada hari jedah kebakaran,” ungkap Rumakat di Bula pada Jumat (21/08/2026) malam.
Rumakat menuturkan, khusus pada hari ini, kebakaran terjadi pada beberapa titik berbeda di Kota Bula.
Dia menyebut, lokasi-lokasi tersebut meliputi kawasan dekat Kantor DPRD SBT di Desa Englas, lokasi Jalan Adhyaksa dan belakang Gereja Polres di Desa Wailola dan kawasan Air Kabur-Kabur, Desa Limumir.
“Dua titik kebakaran hari ini. Lokasi kantor DPRD SBT dan lokasi jalan Adhyaksa hingga belakang Gereja Polres. Termasuk juga di kawasan Air Kabur-Kabur,” tuturnya.
Saat terjadi kebakaran di jalan Adhyaksa hingga belakang gereja Polres itu sambung dia, jemaat Gereja turut terlibat bersama petugas Damkar melakukan pemadaman.
“Pak Pendeta dan jemaat turut membantu petugas Damkar dalam aksi pemadaman di lokasi belakang gereja,” sambungnya.
Dirinya menegaskan, para petugas Dinas Damkar SBT tetap semangat bekerja di lapangan untuk menjinakkan api yang setiap saat terjadi kebakaran.
“Tetap semangat kawan kawan damkar, pantang pulang sebelum api padam, karena Damkar untuk kemanusiaan,” tegasnya (JS-02)













Discussion about this post