Bula, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyetujui pembangunan 17 jembatan di ruas jalan Bula-Masiwang-Airnanang, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Provinsi Maluku, Melky Hityahubessy dalam keterangnya pada Kamis (05/02/2026) berujar, dari 17 jembatan itu, 8 diantaranya sedang dalam tahap pekerjaan.
Dia mengungkapkan, jembatan-jembatan yang pekerjaannya sedang berlangsung itu yakni jembatan Wai Dawang 1.1, Wai Dawang 2, Wai Falik 2, Wai Fesan 2, Wai Lomin 1, Wai Lomin 1.1, Wai Lomin 1,2 dan Wai Lomin 2.
“Untuk 17 jembatan, yang sudah dikerjakan 8 jembatan. Masing-masing Wai Dawang 1.1, Wai Dawang 2, Wai Falik 2, Wai Fesan 2, Wai Lomin 1, Wai Lomin 1.1, Wai Lomin 1.2 dan Wai Lomin 2,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, 17 jembatan yang merupakan paket proyek Wai Dawang Cs dikerjakan dengan skema penganggaran Multi Year Contract atau kontrak tahun jamak dari 2025 sampai 2027.
Karena itu, sambung dia, untuk sisa 9 jembatan lainnya akan dikerjakan pada 2027 mendatang. Meski begitu, lewat strategi yang mereka lakukan, ada beberapa yang diupayakan untuk bisa ditangani pada tahun 2026 ini untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan.
“Untuk 9 jembatan sisa dikerjakan di tahun 2027 menyesuaikan dengan anggaran di tahun 2027, tapi strategi kita memungkinkan ada beberapa dari 9 jembatan itu ada beberapa yang dikerjakan di tahun ini, guna mempercepat pelaksanaan pekerjaan,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan 17 jembatan di ruas Bula-Masiwang-Airnanang, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku kini mulai dikerjakan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Provinsi Maluku Melky Hityahubessy dihubungi di Bula, Kamis (6/112025) mengungkapkan, pergantian jembatan Wai Dawang Cs sudah dalam tahap pelaksanaan.
Melky membeberkan, saat ini pihak kontraktor sedang memobilisasi peralatan maupun tenaga kerja ke lapangan.
“Untuk penggantian jembatan Wai Dawang Cs dalam pelaksanaan, sekarang masih dalam tahap mobilisasi peralatan maupun tenaga kerja ke lapangan,” ungkap Melky Hityahubessy.
Dia merincikan, proyek penggantian jembatan Wai Dawang Cs ini meliputi Wai Dawang 1.1, Wai Dawang 2, Wai Falik, Wai Falik 1, Wai Fesan, Wai Lomin, Wai Lomin 1.1, Wai Lomin 1.2, Wai Salagur Kota, Wai Gaur 1, Wai Gaur 2, Wai Soir, Wai Masa, Wai Masit, Wai Aruan, Wai Lomin 2 dan Wai Lomin 2.1.
Ia mengatakan, proyek ini dikerjakan oleh PT Tarawesi Arta Megah yang melakukan Joint Operation (JO) atau kerja sama operasi dengan PT Gemilang Karisma Konstruksi dengan anggaran mencapai Rp 113 miliar.
“Proyek ini dikerjakan oleh PT. Tarawesi Arta Megah JO PT. Gemilang Karisma Konstruksi dengan nilai Rp 113 miliar,” ucapnya.
Dirinya berujar, paket proyek Jembatan Wai Dawang Cs ini dikerjakan dengan skema penganggaran Multi Year Contract atau kontrak tahun jamak dari 2025 sampai 2027.
“Paket ini multi year dari tahun 2025 sampai dengan 2027. Jadi pekerjaan jembatan juga silmutan, tidak sekaligus semuanya dikerjakan,” ujarnya.
Hityahubessy mengaku, sejak beberapa waktu lalu pihak kontraktor telah mempeesiapkan akses jalan dan jembatan darurat pada sejumlah jembatan.
“Saat ini lagi persiapan pembuatan jalan akses dan jembatan darurat untuk beberapa jembatan,” akuinya. (JS-03)













Discussion about this post