Jakarta, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) dan PT Balam Energy Limited melakukan pertemuan untuk membahas investasi Minyak dan Gas (Migas).
Pertemuan yang dilakukan oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri bersama Direktur PT. Balam Energy Ltd Mr. Damien Servant, General Manager PT. Balam Energy Ltd Devry Setyadi serta dari pihak SKK Migas Etniel Wafom itu berlangsung di Jakarta pada Rabu (25/02/2026).
Founder Ruang Lestari Indonesia Ahmad Mony yang ikut dalam pertemuan tersebut menuturkan, dalam beberapa agenda yang dilakukan di Jakarta beberapa hari ini, Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menyempatkan waktu bertemu dengan pihak PT Balam Energy Limited.
Mony mengungkapkan, pertemuan itu dimaksudkan untuk menerima laporan dari pihak perusahaan tersebut terkait perkembangan investasi yang sudah mereka lakukan di blok Seram Timur, serta rencana lanjutan untuk melaksanakan uji coba eksplorasi bawah tanah untuk memastikan kandungan Minyak dan Gas (Migas) di Blok Seram Timur.
“Pihak PT. Balam Energy Ltd sebagai pemegang kontrak di Blok Seram Timur memberikan laporan kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten SBT terkait perkembangan kegiatan eksplorasi migas yang telah dilakukan dalam satu dekade terakhir,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, PT Balam Energy Ltd merupakan pemegang kontrak Blok East Seram di Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, setelah memenangkan lelang pemerintah pada 2018 lalu.
Pemerhati Masyarakat Adat ini mengaku, PT Balam Energy telah melakukan survei seismik di empat kecamatan yakni Kecamatan Teluk Waru, Tutuk Tolu, Kiandarat dan Siritaun Wida Timur.
“Sejak 2018 hingga saat ini, Balam Energy telah menginvestasikan dana sebesar 10 juta USD atau 165 miliar (asumsi kurs Rp. 15.600/dolar) untuk tahap perijinan dan eksplorasi seperti survei seismik,” jelasnya.
Dia berujar, sesuai rilis Kementerian ESDM (2024) bahwa Seram memiliki prospek sumber daya Migas sekitar 7,5 miliar barel minyak dan 11,5 TCF gas.
Ia menambahkan, General Manager PT Balam Energy menegaskan bahwa potensi minyak di area yang disurvei mencapai 12 juta barel.
“Temuan ini mendorong PT Balam Energy untuk melanjutkan upaya ke tahap uji coba eksplorasi bawah tanah untuk memastikan ketersediaan minyak dan gas di area dimaksud sebelum menuju ke tahap eksploitasi,” ujarnya.
Pihaknya menandaskan, Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri dalam kesempatan tersebut menerima laporan dari PT Balam Energy serta rencana kunjungan dan eksplorasi lanjutan di Blok Seram Timur.
Pemkab SBT sambung dia siap bermitra dengan PT Balam Energy untuk investasi di sektor Migas yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Bupati Fachri Husni Alkatiri hanya mengingatkan satu hal kepada pihak Balam Energy agar dalam berinvestasi di SBT harus dilakukan secara terbuka, akuntabel, bertanggungjawab, berkeadilan serta memihak kepada daerah dan masyarakat SBT. Karena kami punya pengalaman yang kurang baik terkait kasus PT. Karlez Petroleum Ltd yang beroperasi di Blok Bula,” tandasnya. (JS-02)













Discussion about this post