Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus memberikan perhatian serius kepada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).
Langkah itu dibuktikan dengan kehadiran Dikbudpora SBT melalui Bidang PAUD ke Kecamatan Kilmury dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan program wajib belajar satu tahun prasekolah serta monitoring dan pendampingan secara berturut-turut pada Agustus dan Oktober 2026 ini.
Kepala Bidang (Kabid) PAUD Dikbudpora SBT, Sanaria Mony dalam keterangannya di Bula, Selasa (27/10/2026) menungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT melalui Dikbudpora setempat terus berupaya mendorong pemerataan layanan pendidikan sejak usia dini.
Mony menegaskan, keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografis tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh hak pendidikan yang layak.
“Pendidikan bermutu harus menjangkau setiap anak, termasuk mereka yang berada di wilayah 3T,” ungkap Mony.
Dia berujar, selain dukungan dari Pemkab SBT, Dikbudpora setempat juga mendorong keterlibatan pemerintah desa, orang tua dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan PAUD ini.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan partisipasi anak dalam pendidikan prasekolah maupun untuk memperjuangkan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang dibutuhkan.
“Dengan dukungan pemerintah, kerjasama lintas sektor dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, layanan PAUD di Kecamatan Kilmury diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan fondasi pendidikan yang kuat bagi generasi masa depan di bumi Ita Wotu Nusa,” ujarnya (JS-01)











Discussion about this post