Bula, JENDELASERAM.COM — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) meminta kepada manajemen PT Balam Energi Pte. Ltd agar menyampaikan kebutuhan tenaga kerja.
Permintaan itu disampaikan Kepala Dinas Nakertrans SBT Mochtar Rumadan kepada wartawan di ruang kerjanya pada rabu (01/07/2026).
Rumadan mengaku, pada beberapa waktu lalu manajemen perusahaan yang bergerak di sektor Minyak dan Gas (Migas) itu telah mengkonfirmasi akan hadir di Kantor Dinas Nakertrans setempat untuk berkoordinasi sekaligus melaporkan terkait ketenagakerjaan.
Kendati demikian kata dia, hingga kini pihak PT Balam Energy Pte. Ltd ini belum secara spesifik menyampaikan tentang berapa banyak tenaga kerja yang mereka butuhkan, baik tenaga kerja lokal maupun tenaga kerja luar SBT.
“Balam saat ini sudah hadir. Mereka pernah bertemu dengan kami untuk datang berkoordinasi, rencananya mereka hendaknya melaporkan terkait dengan ketenagakerjaan mereka. Tapi sampai hari ini, Balam secara spesifik belum menyampaikan kepada kami berapa banyak yang mereka butuh sebagai tenaga kerja di SBT,” akui Rumadan.
Dia menuturkan, sebagai instansi yang berurusan dengan ketenagakerjaan, setiap perusahaan yang hendak beroperasi di SBT harus melaporkan tekait ketenagakerjaan.
Karena itu, dia meminta kepada PT Balam Energy Pte. Ltd agar segera berkoordinasi dengan Dinas Nakertrans SBT untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait kehadiran perusahaan dan peluang lapangan pekerjaan yang tersedia.
“Kami minta ke Balam juga, kalau bisa segera berkoordinasi dengan kami untuk kita menginformasikan kepada masyarakat SBT, ini loh ada perusahaan yang masuk, supaya masyarakat punya ruang dan waktu untuk bisa melamar kepada perusahaan yang baru masuk di Kabupaten,” pintanya.
Mantan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) SBT ini berujar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT tidak ingin ada persepsi masyarakat yang muncul tentang peluang tenaga kerja hanya diperuntukkan orang tertentu.
Dirinya menegaskan, Pemkab SBT sangat berharap ada asas keterbukaan informasi dan peluang yang sama diberikan kepada semua putra-putri daerah ini untuk ikut mengambil bagian dalam kehadiran perusahaan di SBT.
“Kami ingin memastikan bahwa jangan sampai masyarakat berpikir bahwa informasi ini semua tertutup, tapi kami ingin membuat akses selebar-lebarnya supaya anak-anak kita dari Teor sampai Dihil, sampai dengan Akibobo bisa punya kesempatan yang sama untuk bisa mengambil peran dan bisa bekerja di perusahaan yang ada di SBT,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri berharap kepada PT Balam Energy Pte. Ltd untuk senantiasa mengedepankan prinsip keterbukaan dan transparansi dalam menjalankan seluruh rangkaian kegiatan.
Alkatiri menegaskan, masyarakat harus menjadi bagian penting dalam proses pembangunan, bukan hanya sebagai penerima dampak, tetapi juga sebagai mitra yang turut berkontribusi dalam keberhasilan program ini.
“Saya mengharapkan agar pihak perusahaan senantiasa mengedepankan prinsip keterbukaan dan transparansi dalam menjalankan seluruh rangkaian kegiatan,” harap Alkatiri saat membuka kegiatan sosialisasi pengeboran sumur Bula Karang 1 di Lantai III Hotel Surya Kota Bula pada rabu (10/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, dia mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut setiap peluang pembangunan dengan sikap yang positif dan konstruktif.
“Sampaikan aspirasi, masukan, maupun harapan melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah,” akajnya.
Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT berkomitmen untuk terus mendukung investasi yang sehat, bertanggungjawab dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Untuk itu, dia menaruh harapan agar rencana pengeboran sumur Bula Karang 1 nantinya dapat memberikan dampak positif yang luas, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal dan pelibatan pelaku usaha lokal sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan yang ada.
“Dengan demikian, manfaat ekonomi dari investasi ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat SBT,” tegasnya.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku ini membeberkan, SBT merupakan daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan strategis.
Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.
“Namun demikian, keberhasilan suatu investasi tidak hanya diukur dari aspek ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menjaga kelestarian lingkungan, serta menghormati nilai-nilai sosial dan kearifan lokal masyarakat,” bebernya (JS-01)












Discussion about this post