Bula, JENDELASERAM.COM — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta kepada Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) untuk menggencarkan politik kehadiran di tengah masyarakat.
Permintaan DPP PKB itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPW PKB Maluku Asmin Matdoan dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 PKB SBT di Lantai III Hotel Surya, Kota Bula pada Sabtu (11/04/2026).
Matdoan menuturkan, bagi DPP PKB, Pemilihan Umum (Pemilu) itu bukan di 2029 atau 2031 mendatang, namun Pemilu itu dimulai sejak hari berakhirnya Pemilu pada 2024 lalu sampai dilaksanakan Pemilu yang akan datang.
Untuk itu, DPP PKB meminta kepada jajaran untuk lebih gencar melakukan konsolidasi pemenangan dengan melakukan politik kehadiran agar bisa mengambil hati rakyat.
“Melakukan konsolidasi-konsolidasi pemenangan harus ditingkatkan, konsolidasi-konsolidasi untuk mengambil hati rakyat itu juga harus ditingkatkan. Maka politik kehadiran PKB itu sangat tepat dan harus dioptimalisasikan,” tutur Matdoan.
Dia menambahkan, kepastian Pemilu dilaksanakan pada 2029 atau 2030 itu bukan problem, namun ruang kaderisasi harus dimulai untuk menuju ke ruang kontestasi.
Menurutnya, langkah nyata yang harus dilakukan adalah menyiapkan struktur dan infrastruktur partai untuk menghadapi Pemilu mendatang.
“DPP PKB sangat paham benar bahwa kondisi ini memang kita tidak lagi dalam keadaan baik-baik saja. Itu artinya, tidak boleh menjadi alasan supaya kita tidak boleh melakukan konsolidasi. Kita tetap harus melakukan konsolidasi, kita tetap harus hadir di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara terpisah, Ketua DPC PKB Kabupaten SBT Risman Sibualamo mengungkapkan politik kehadiran ini menjadi harapan DPP PKB maupun DPW PKB Maluku.
Sibualamo mengaku, terkait hal ini, DPC PKB Kabupaten SBT telah mengintruksikan kepada jajaran di bawahnya, mulai dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) dan Dewan Pengurus Anak Ranting (DPRt) untuk menggencarkan politik kehadiran.
“Memang itu harapan DPP maupun wilayah. Kita sendiri di DPC sudah mengintruksikan kepada DPAC dan DPRt di ranting desa dan sub-ranting yaitu di dusun,” ungkap Sibualamo.
Dirinya mengatakan, selama ini kerja-kerja konsolidasi sudah dilakukan dengan melakukan kaderisasi dan strukturisasi.
“Kerja-kerja konsolidasi itu sudah kita lakukan, yang pertama kaderisasi dan strukturisasi, baik itu pengurus kecematan, pengurus desa maupun dusun dan badan otonomi-badan otonomi. Kita sudah terbentuk perempuan bangsa, garda bangsa, gerbang tani dan juga Gemasaba,” katanya. (JS-02)













Discussion about this post