Bula, JENDELASERAM.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula menghadirkan banyak terobosan di pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R. Wattimena (Vitho).
Direktur RSUD Bula dr. Deny Suryana dalam sela-sela launching Universal Health Coverage (UHC) prioritas di ruang rapat Bupati SBT pada Kamis (09/07/2026) mengungkapkan, pada beberapa waktu lalu RSUD Bula menerima penghargaan sebagai fasilitas kesehatan yang berkomitmen terbaik tingkat Provinsi Maluku dari BPJS.
Deny mengaku, prestasi yang diraih itu melalui penilaian terkait peningkatan pelayanan, mutu pelayanan, kepatuhan terhadap penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan tingkat kepuasan dari masyarakat selama ini.
“Alhamdulillah RSUD Bula berhasil menerima penghargaan sebagai fasilitas kesehatan berkomitmen terbaik tingkat provinsi Maluku dari BPJS,” ungkapnya.
Dia membeberkan, selama pemerintahan Fachri-Vitho, manajemen RSUD Bula telah mendatangkan lima dokter spesialis yang sebelumnya terjadi kekosongan.
Dirinya menyebut, lima dokter spesialis itu diantaranya dokter interna, dokter patologi anatomi, dokter syaraf, dokter anak dan dokter mata.
“Untuk tahun ini, RSUD Bula selama kepemimpinan Pak Bupati ini, kita telah mendatangkan sampai saat ini ada 5 dokter spesialis baru, dokter interna, dokter patologi anatomi, dokter syaraf dan bulan ini alhamdulillah sudah ada dokter anak dan dokter mata,” bebernya.
Dokter patologi klinik ini menuturkan, selama ini RSUD Bula menyewakan dokter spesialis anestesi hanya berstatus paruh waktu, sehingga pada Agustus 2026 mendatang akan mengontrakkan dokter dengan status full waktu.
Pada November 2026 mendatang sambung dia, akan ada penambahan dokter spesialis lain untuk memenuhi kebutuhan di rumah sakit milik Pemerintah Daerah (Pemda) SBT ini.
“Anestesi selama ini kita pakai dokter spesialis paruh waktu. InshaAllah untuk bulan depan kita pakai full waktu dan di bulan November sudah ada dokter penyakit lain. jadi InshaAllah sudah 7 yang berproses untuk 2027 nanti ada 2 orang lagi,” tuturnya.
Ia mengatakan, sebagai komitmen dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), dalam minggu ini ada dua orang dokter umum di RSUD Bula yang akan melanjutkan sekolah spesialis penyakit dalam dan spesialis bedah di Universitas Hasanuddin Makassar.
“Untuk minggu ini ada 2 orang dari dokter umum kita melanjutkan sekolah spesialis di Unhas, dokter spesialis penyakit dalam dan juga dokter spesialis bedah. Kami juga berkomitmen untuk peningkatan SDM, banyak juga dari dinas kesehatan maupun rumah sakit yang sedang melanjutkan sekolah S2 dan S3,” katanya.
Pihaknya berujar, direncanakan pada Agustus 2026 ini mulai dilakukan pembangunan gedung mamografi untuk melayani pemeriksaan deteksi kanker di RSUD Bula.
“Kita bulan depan sudah mulai pembangunan rumah mamografi, pemeriksaan deteksi kanker,” ujarnya.
Saat ini RSUD Bula sudah memiliki gedung layanan kateterisasi jantung (cathlab), alat-alatnya sudah dalam proses pengiriman dari Jakarta, sehingga koordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang dilakukan untuk segera diaktifkan.
“Ruangannya sudah ada, alatnya sudah dikirim dari Jakarta dan dokter spesialis untuk jantungnya kami sudah ada komitmen dengan Unhas untuk mendatangkan. InshaAllah mungkin di akhir tahun ini kami sedang berproses dengan Kemenkes untuk mengaktifkan Cathlab,” ucapnya.
Selain itu, berdasarkan arahan dari Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri terkait banyaknya pasien gagal ginjal yang perlu dihemodialisa, dr Deny mengaku semua prosesnya sudah disiapkan, termasuk ruangan dan alat-alatnya.
Dikatakan, sesuai hasil koordinasi yang dilakukan ke Jakarta beberapa hari lalu terkait perizinan, diarahkan kepada pihak RSUD hanya menyiapkan dokter konsultasi. Beruntung, syarat ini telah terpenuhi, sehingga pada 2027 mendatang mulai berjalan.
“Dari arahannya hanya untuk menyiapkan dokter konsultasi. Dan InshaAllah sudah terpenuhi. InshaAllah 2027 kita bisa berjalan untuk RSUD Bula sudah bisa bisa cuci darah hemodialisa,” tutupnya (JS-01)













Discussion about this post