Bula, JENDELASERAM.COM — Sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sudah bergerak melakukan pembagian masker kepada masyarakat untuk mengatasi kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi beberapa bulan terakhir ini.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) SBT Usman Rumadan kepada wartawan di Bula pada Rabu (07/10/2026).
Rumadan menuturkan, sejauh ini gerakan pembagian masker sudah dilakukan oleh Dinkes SBT melalui Puskesmas Banggoi di Kecamatan Bula Barat dan Puskesmas Bula di wilayah Kecamatan Bula.
“Sikap Dinas Kesehatan terkait dengan kondisi cuaca, terutama kabut asap yang di SBT, dimana kami selama ini telah melakukan langkah-langkah penanganan oleh Puskesmas yang berada di wilayah SBT,” tutur Rumadan.
Dia mengungkapkan, selama Karhutla ini berlangsung, pihak Puskesmas telah meminta bantuan masker kepada mereka, sehingga Dinkes SBT selalu memenuhi untuk bisa dibagikan kepada masyarakat dalam mengantisipasi dampak dari kabut asap.
“Sejauh ini, apabila Puskesmas akan meminta bantuan kepada kami (Dinas Kesehatan) untuk langsung terlibat dalam penanganan kabut asap melalui pembagian masker, sudah barang tentu kami dari Dinas Kesehatan langsung bersama Puskesmas untuk membagikan masker ke masyarakat,” ungkapnya.
Dirinya mengatakan, selain pembagian masker oleh pihak Puskesmas, Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC-IBI) SBT bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) maupun IBI bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) SBT bergerak membagi masker di Bula maupun Bula Barat pada beberapa waktu lalu.
“Di Bula sendiri, beberapa minggu lalu itu Puskesmas juga telah melakukan pembegian masker kepada masyarakat. Begitupun juga dari Ikatan Bidan Indonesia dan PPNI, beberapa minggu yang lalu telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat,” katanya.
Dikatakan, untuk saat ini stok masker di Kantor Dinkes SBT sangat terbatas, sehingga mereka belum bisa melakukan kegiatan pembagian masker secara menyeluruh kepada masyarakat.
Untuk itu, stok yang tersedia ini akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan permintaan dari sejumlah Puskesmas yang berada di wilayah terdampak Karhutla.
“Kalau kami mengambil langkah untuk melakukan pembagian masker kepada seluruh masyarakat di Bula, otomatis stok kami akan habis. Karena itu, stok yang ada ini untuk kebutuhan ke depan, untuk permintaan Puskesmas,“ akuinya (JS-01)













Discussion about this post