Bula, JENDELASERAM.COM — Lembaga Amil Zakat (LAZ) Cendekia Cabang Seram Bagian Timur (SBT) sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial di daerah ini.
Dalam situasi kekeringan saat ini, LAZ Cendikia Cabang SBT kembali bergerak membantu masyarakat dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat di Kota Bula.
Ketua LAZ SBT Yadi Derlen dalam keterangannya di Bula pada Minggu (03/10/2026) menjelaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian LAZ Cendekia SBT terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sangat penting bagi kesehatan, kebersihan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
“LAZ Cendekia Cabang SBT kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Penyaluran Air Bersih di sejumlah titik di Kota Bula,“ jelas Derlen.
Derlen mengungkapkan, aksi sosial pembagian air bersih ini telah menyasar sejumlah lokasi terdampak kekeringan dengan jumlah mencapai 18 ribu liter lebih dalam beberapa hari belakangan ini.
Dia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menghadirkan manfaat zakat dan sedekah secara nyata di tengah masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Ketika ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air, maka kita harus hadir dan mengambil bagian untuk membantu. Program ini bukan sekadar menyalurkan air, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan ikhtiar kita untuk meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.
Dirinya berujar, LAZ Cendekia Cabang SBT akan terus berupaya mengembangkan program-program sosial yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.
Untuk itu, dia meminta kepada semua pihak untuk ikut tergerak secara bersama-sama membangun kepedulian, karena persoalan sosial tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak, namun dibutuhkan kolaborasi antar lembaga, masyarakat, donatur dan pihak lain.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersama-sama membangun kepedulian, karena persoalan sosial tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara lembaga, masyarakat, donatur, dan berbagai pihak lainnya,” ujarnya (JS-01)













Discussion about this post