Bula, JENDELASERAM.COM — Kabut asap tebal yang disebabkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terus menyelimuti Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada setiap pagi hingga siang hari.
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengeluarkan himbauan kepada semua masyarakat di daerah ini untuk mewaspadai asap tersebut.
Alkatiri meminta masyarakat dapat melindungi diri dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, hindari aktivitas pembakaran terbuka, kurangi aktivitas di luar ruangan saat asap pekat, lindungi kelompok rentan dan yang memiliki gangguan pernapasan serta perbanyak minum air dan jaga kondisi tubuh.
“Apabila mengalami sesak napas, batuk terus menerus, nyeri dada atau keluhan sakit lainnya, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” himbau Alkatiri melalui flayer yang diterima media ini pada Kamis (08/10/2026).
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) SBT sejak Agustus 2026 lalu sudah menyampaikan himbauan melalui akun facebook Dinkes Seram Bagian Timur maupun akun instagram Dinkes SBT.
Dalam unggahan flayer tersebut, Dinkes SBT mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.
“Di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap, mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut),” tulisnya.
Mereka juga menghimbau masyarakat di daerah ini untuk menggunakan masker saat keluar rumah, kurangi aktivitas di luar ruangan, tutup pintu dan jendela agar asap tidak masuk, serta perbanyak minum air putih.
“Berikan perhatian lebih kepada anak-anak, lansia, ibu hamil dan mereka yang memiliki gangguan pernapasan,” himbaunya.
Dia juga menyarankan kepada masyarakat jika mengalami batuk, sesak napas, napas cepat, atau keluhan pernapasan yang semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
“Jika mengalami batuk, sesak napas, napas cepat, atau keluhan pernapasan yang semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” ucapnya (JS-02)













Discussion about this post