Bula, JENDELASERAM.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) terus bersiaga terhadap dampak kemarau yang terjadi di daerah ini.
Langkah nyata yang dilakukan yakni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat secara rutin melakukan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang mulai kesulitan air bersih.
Kepala Dinas Damkar SBT Hadi Rumbalifar saat dihubungi wartawan di Bula pada Rabu (28/07/2026) mengungkapkan, selama musim kemarau ini mereka telah membantu distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rumbalifar mengaku, pendistribusian air bersih ini dilakukan langsung ke masyarakat melalui tangki air yang sudah disediakan BPBD SBT pada sejumlah lokasi maupun di tempat penampungan pribadi milik warga.
“Kemarin kita sudah bagi beberapa tong. Kalau Damkar itu kadang permintaan masyarakat, kita langsung ke masyarakatnya, di tong pribadi mereka. Kadang kita isi di tong yang disediakan oleh BPBD,” ungkap Rumbalifar.
Dia mengaku, khusus pada hari ini mereka memfokuskan penyaluran air bersih di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fityatu Ashabul Kahfi (Alaska) yang berlokasi di jalan Lintas Seram, Tanah Merah, Desa Bula Air, Kecamatan Bula.
Mantan Camat Bula ini berujar, sesuai surat resmi dari pengelola Ponpes Alaska kepada Dinas Damkar SBT terkait krisis air bersih, Damkar SBT setiap hari rabu melakukan distribusi air untuk kebutuhan para santriwati pada Ponpes yang dipimpin ustadz Alfian Pelu itu.
“Jadwalnya setiap hari Rabu kita bantu, setiap satu minggu kita bantu untuk membagikan air kepada mereka para penghafal Al-Quran di sana,” akuinya.
Sementara itu, Kepala BPBD SBT M. Bahrum Weulartafela membeberkan, hari ini mereka telah melakukan penyaluran air bersih pada tangki air yang telah mereka tempatkan pada 10 lokasi terdampak di Kota Bula.
“Tadi penyaluran berjalan pada 10 titik yang kemarin kita pasang tong, kita penuhi semua,” beber Weulartafela.
Dia mengungkapkan, selain itu, mereka juga menjangkau lokasi terdampak lain di Desa Tansi Ambon sembari mengecek lokasi krisis air bersih di Desa Englas.
“Setelah ini kita memastikan di Tansi Ambon yang kemarin sudah disuplay oleh teman-teman Kompi Brimob Bula. Sekarang ini kita cek lagi di Englas,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) SBT ini menjelaskan, beberapa hari lalu mereka sempat terkendali distribusi air bersih lantaran ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada mobil penyuplay.
Karena itu, pagi tadi pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Permata Hitam untuk penyediaan BBM jenis solar demi memperlancar kegiatan distribusi air bersih kepada masyarakat.
“Tadi saya sudah koordinasi dengan Permata Hitam untuk kami minta penyediaan solar untuk memenuhi kebutuhan ini, karena kemarin kami terkendala dengan BBM agak sulit, sehingga baru tersalurkan ini,” jelasnya (JS-01)











Discussion about this post