Bula, JENDELASERAM.COM — Pertamina Hulu Energi (HE) Binaiya dan Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL) Kementerian ESDM mulai melakukan tahapan sosialisasi rencana kegiatan survei Geologi dan Geofisika (G&G) studi di perairan timur Pulau Seram.
Tahapan sosialisasi yang dilakukan di Aula Hotel Mutiara, Kota Bula pada Rabu (02/09/2026) itu menyusul pertemuan kehormatan yang mereka lakukan bersama Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri pada Selasa 1 September 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) SBT, A. Q. Amahoru hadir mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT untuk membuka kegiatan tersebut.
Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda SBT, A. Q. Amahoru mengatakan, Pemkab SBT sangat menyambut baik dan pengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh PHE Binaiya dan BBSPGL.
Alkatiri menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan wujud komitmen terhadap transparansi, keterbukaan informasi, serta penghormatan terhadap kearifan lokal dan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemkab SBT, saya menyambut baik dan mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi Binaiya dan BBSPGL,” ucap Alkatiri.
Dia mengungkapkan, SBT memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang besar, termasuk potensi hidrokarbon di lepas pantai.
“Namun, setiap kegiatan investasi dan eksplorasi harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Dirinya berujar, berdasarkan pemaparan yang telah disampaikan, kegiatan ini merupakan tahapan studi ilmiah awal atau surface survey, berupa survei batimetri dan analisis geokimia sedimen laut.
Untuk itu, dia menegaskan tiga hal penting bahwa pertama, kegiatan survei ini sepenuhnya bersifat non-invasif dan non-destruktif. Sampel sedimen akan diambil tanpa merusak tatanan lingkungan sekitar.
Kedua, perlu ditekankan bahwa kegiatan ini bukanlah eksploitasi. Tidak ada kegiatan pengerukan sumber daya laut untuk tujuan komersial dan yang paling penting, tidak ada kegiatan pengeboran sumur eksplorasi maupun produksi dalam waktu dekat.
Ketiga, data yang dihasilkan dari survei ini nantinya bukan hanya bermanfaat bagi industri Migas, tetapi juga akan berkontribusi dalam melengkapi basis data kelautan nasional yang berguna untuk mitigasi kebencanaan pesisir.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan dukungan penuh Pemkab SBT terhadap kegiatan tersebut, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepada pihak pelaksana, dia meminta untuk mematuhi seluruh standar kesehatan, keselamatan kerja, dan lindungan lingkungan (K3L), serta memastikan kegiatan tidak mengganggu aktivitas para nelayan tradisional.
“Kami juga meminta agar komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat terus dibuka, baik selama pelaksanaan kegiatan maupun pada saat penyampaian hasil,” tutupnya (JS-01)













Discussion about this post