Bula, JENDELASERAM.COM — Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri rutin turun langsung ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah (Lingkup) Kabupaten SBT.
Kunjungan Bupati SBT ke Dinas Koperindag SBT, Bagian ULP, Bagian Tatapem, Bagian Pembangunan, Bagian Protokoler, Bagian Umum, Dinas Sosial dan sejumlah OPD lain sejak Senin hingga Rabu (23/09/2026) itu untuk menyemangati Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu maupun PPPK Paruh Waktu.
Alkatiri mengatakan, dalam pertemuan bersama semua pegawai itu, dia lebih fokus berbincang-bincang dengan para PPPK ini.
“Saya sudah sekitar 2-3 hari ini berjalan keliling selalu. Saya jalan kaki dari Pendopo ke kantor, selalu saya singgah di tiap OPD dan itu yang saya ingin bicarakan dengan mereka. Saya ingin bicarakan secara dekat dengan teman-teman PPPK penuh waktu atau PPPK paruh waktu, supaya mereka mengerti bagaimana pemerintah daerah ini sangat perhatian terhadap kondisi mereka,” katanya.
Dia bahkan mendorong para PPPK untuk terus memantau perkembangan regulasi atau kebijakan yang sedang dirancang Pemerintah Pusat (Pempus) soal peluang PPPK paruh waktu bisa segera jadi penuh waktu dan PPPK penuh waktu juga bisa ikut tes untuk menjadi CPNS.
“Sampai sekarang kita belum clear, tapi kalau yang kita dengar, pemerintah pusat sudah putuskan bahwa tidak ada istilah penghentian masa kerja atau kontra kerja, baik PPPK paruh waktu atau penuh waktu dengan alasan keterbatasan anggaran, itu tidak ada. Artinya ada komitmen dari pemerintah pusat seperti itu,” ucapnya.
Dirinya mengungkapkan, ada peluang lain adalah Pempus ingin meringankan beban Pemerintah Daerah (Pemda) dengan mengambil alih pembayaran gaji PPPK ini.
“Ada juga komitmen agar pemerintah pusat ikut membiayai. Ini soal gaji dan upah mereka,” ungkapnya.
Kebijakan Pempus ini akan mendahulukan tenaga guru, namun dia meminta para PPPK ini untuk terus memantau perkembangan pusat yang akan melakukan secara bertahap itu.
“Prosesnya pasti bertahap. Yang paruh waktu, kelihatannya ada guru yang didahulukan. Kita ikutilah semua,“ tutupnya (JS-02)













Discussion about this post